Operasi Tangkap Tangan KPK

Sepakat Menangkan Perkara, Hakim Cantik Wahyu Ini Terima Suap Lewat Pengacara dengan Dicicil

Sidang putusan perkara perdata wanprestasi yang dipimpin hakim Wahyu Widya juga sempat ditunda karena suap belum penuh diterima

Sepakat Menangkan Perkara, Hakim Cantik Wahyu Ini Terima Suap Lewat Pengacara dengan Dicicil
FACEBOOK
Hakim Wahyu Widya Nurfitri 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Wahyu Widya Nurfitri dan seorang panitera pengganti pada PN Tangerang Tuti Atika ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara perdata wanprestasi yang disidangkan di PN Tangerang.

Beberapa hal dalam kasus ini pun amat miris. Inilah daftar hal-hal miris tersebut :

1. Barang bukti kecil

Dugaan suap terhadap tersangka hakim Wahyu dan Panitera pengganti Tuti ternyata bukan suap besar-besaran. 

Menurut KPK, keduanya diduga hanya menerima suap sebesar Rp 30 juta.

2. Suap dicicil

Hakim Wahyu Widya Nurfitri
Hakim Wahyu Widya Nurfitri ()

Pemberian suap terhadap hakim Wahyu dan panitera pengganti Tuti diberikan dengan cara dicicil. 

Sehari sebelum sidang putusan, pada 7 Maret 2018, Agus atas persetujuan HM Saipudin kembali bertemu dengan Tuti di PN Tangerang.

Diduga saat itu Agus menyerahkan uang Rp 7,5 juta kepada Tuti yang kemudian diserahkan kepada Hakim Wahyu sebagai ucapan terima kasih.

Uang ini diberikan setelah ada kesepakatan untuk memenangkan perkara yang ditangani dua advokat tersebut.

Halaman
123
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help