TribunKaltim/

Minim Kehadiran Masyarakat, Bupati Perintahkan Sekwan Evaluasi Undangan

Muharram melanjutkan, rapat paripurna merupakan bagian dari sosialisasi produk hukum yang telah dibuat dan disahkan.

Minim Kehadiran Masyarakat, Bupati Perintahkan Sekwan Evaluasi Undangan
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Rapat paripurna di DPRD Berau, Kamis (15/3/2018) sangat minim kehadiran masyarakat. Bupati Berau, Muharram meminta Sekretaris Dewan agar mengevaluasi undangan yang ditujukan kepada masyarakat. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Muharram tampak kecewa melihat deretan meja dan kursi di ruang rapat paripurna DPRD Berau, yang banyak kosong, saat DPRD menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan lima peraturan daerah, Kamis (15/3/2018).

Menurutnya, saat paripurna seperti ini, masyarakat banyak yang hadir.

"Rapat paripurna seperti ini, harisnya dihadiri oleh masyarakat. Supaya mereka bisa melihat langsung, mengetahui secara langsung, produk hukum apa saja yang telah dibuat oleh pemerintah dan DPRD," tegasnya.

Baca: Disuruh Beli Air Galon, Ozi Malah Gadaikan Motor, Ini Akibatnya

Muharram melanjutkan, rapat paripurna merupakan bagian dari sosialisasi produk hukum yang telah dibuat dan disahkan, dengan demikian, masyarakat yang hadir diharapkan turut membantu sosialisasi perda yang baru disahkan.

Karena itu, Muharram meminta agar Sekretaris Dewan (Sekwan) melakukan evaluasi.

"Mestinya saat akan menggelar rapat paripurna, masyarakat diundang. Saya minta Sekwan melakukan evaluasi. Jangan-jangan yang mengantarkan undangan tidak amanah, undangan tidak disampaikan. Mungkin undangan hanya disampaikan lewat pesan WhatsApp," ujarnya.

Baca: Keluarkan Lagu Baru, Mulan Jameela Banting Stir dari Genre Pop ke Dangdut Karena Alasan Ini

Muharram menginstruksikan kepada Sekwan Syahmardan, agar kedepan membuat tanda terima undangan, sebagai bukti, undangan yang dibuat untuk masyarakat, benar-benar disampaikan.

Pengamatan tribunkaltim.co, ruang rapat paripurna ini membeludak pada saat-saat tertentu saja, seperti paripurna istimewa, pelantikan anggota DPRD dan hari jadi Kabupaten Berau yang biasanya dirangkai dengan peringatan hari jadi Kota Tanjung Redeb.

Baca: Ternyata Ini Sebabnya Mengapa Kalina Ocktaranny Gugat Cerai dan Usir Suami

Sementara, saat paripurna pengesahan anggaran, maupun, pengesahan raperda menjadi perda, sedikit sekali yang hadir, bahkan nyaris tidak pernah seluruh anggota DPRD yang berjumlah 30 orang hadir dalam sebuah rapat paripurna secara bersamaan.

Meski begitu, rapat paripurna tetap berjalan karena telah memenuhi kuorum. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help