Tarif Paket Umroh Boleh di Bawah Rp 20 Juta, Ini Syaratnya

Kementrian Agama Republik Indonesia secara tegas, dalam penyelenggaraan ibadah umroh setiap travel wajib memperhatikan harga

Tarif Paket Umroh Boleh di Bawah Rp 20 Juta, Ini Syaratnya
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Sesi foto bersama antara Kemenag dengan pelaku travel umroh wilayah Kalimantan Timur usai sosialisasi dan koordinasi penyelenggaraan umrah di kantor Kemenag Balikpapan pada Kamis (22/3/2018) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kementrian Agama Republik Indonesia secara tegas, dalam penyelenggaraan ibadah umroh setiap travel wajib memperhatikan soal harga yang ditawarkan ke konsumen. Menteri Agama RI telah mengumandangkan, setiap travel umroh yang menetapkan tarif umroh harus mengacu pada harga referensi sebesar Rp 20 juta.

Hal ini disampaikan, Muhammad Arfi Hatim, Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kementrian Agama RI, saat memberikan amanat kepada 30 travel di aula Kantor Urusan Kementrian Agama RI Kota Balikpapan, Kamis (22/3) pagi.

Ia menjelaskan, selama ini ada kesalahpahaman di tengah masyarakat soal penetapan harga Rp 20 juta. Kata Arfi, angka Rp 20 juta ini bukan disebut harga minimum dalam penetapan tarif travel umroh ke jamaah. Tetapi sebagai harga standar terendah dari harga standar minimal.

Baca: Abu Tours Minta Waktu Urus Refund Milik Ratusan Calon Jamaah

Kalau hanya dipahami sebagai harga minimal, berarti tarif travel umroh bisa diatas Rp 20 juta untuk mengambil untung dari jamaah. Jadi harus bisa dibedakan mana disebut harga referensi, dan mana yang disebut harga batas minimum.

"Yang kami maksud Rp 20 juta bukan harga minimum. Bukan jadi acuan tentukan harga minumun harus Rp 20 juta. Bukan," tegasnya.

Menurut dia, harga Rp 20 juta yang dimaksud Kementrian Agama adalah harga referensi, artinya setiap travel umroh bisa menawarkan harga di bawah Rp 20 juta dengan syarat mesti melakukan verifikasi terlebih dahulu ke kantor Kemenag di daerah masing-masing. "Harga referensi bukan harga patokan," ujarnya.

Arfi menjelaskan, semisal sebuah travel menentukan harga umroh Rp 18 juta, bukan di atas Rp 20 juta. Biasanya, setiap travel yang menerapkan tarif Rp 18 juta sudah bisa mengambil keuntungan.

Baca: Suka Wisata ke Luar Negeri, Jangan Lewatkan Paket Menggiurkan dari Silk Air

"Tetapkan Rp 18 juta saja sudah bisa mengambil untung, untuk apa mau terapkan Rp 20 juta atau lebih, tidak bisa. Konsumen pasti merasa berat," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help