TribunKaltim/

Pilgub Kaltim 2018

Panwas Larang Paslon Kampanye di Rumah Ibadah

Rumah ibadah dilarang keras dijadikan venue kampanye bagi pasangan calon yang berlaga di Pilgub Kaltim 2018.

Panwas Larang Paslon Kampanye di Rumah Ibadah
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan, Abdul Muis saat memaparkan materi dalam Seminar Menolak Tempat Ibadah Dijadikan sebagai Sarana Politik Praktis dan Anti Penyebaran Hoax, Kamis (27/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rumah ibadah dilarang keras dijadikan venue kampanye bagi pasangan calon yang berlaga di Pilgub Kaltim 2018.

Hal itu dikemukakan Divisi Penindakan Panwaslu Balikpapan, Muhammad Ramli pada Kamis (27/3/2018).

Dalam Seminar Menolak Tempat Ibadah Dijadikan sebagai Sarana Politik Praktis dan Anti Penyebaran Hoax, Panwaslu Balikpapan meminta Paslon maupun tim kampanye tidak menggunakan rumah ibadah dijadikan sarana politik praktis.

Baca: Penyerahaan Syarat Dukungan Calon DPD Kaltim Bulan Depan

"Hal tersebut sudah diatur dalam peraturan KPU maupun Undang-Undang tentang pilkada," katanya.

Berdasarkan hasil pengawasan, lanjut Ramli, sejak dimulainya kampanye pada 15 Februari lalu belum ditemukan adanya pelanggaran kampanye di rumah ibadah.

"Memang ada 9 poin pelanggaran yang kita dapatkan namun terkait pelanggaran kampanye di rumah ibadah belum ada," ungkapnya.

Baca: Kabar Gembira untuk PNS, Menpan RB Godok Sistem Baru agar Pensiunan Lebih Sejahtera

Kendati belum ditemukan pihaknya berkomitmen terus meningkatkan pengawasan di tingkat kelurahan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help