Warga Bontang Lestari Tolak Penutupan Proyek PLTU

Sebelumnya masyarakat setempat bekerja sebagai petani rumput laut, namun kini beralih menjadi pekerja buruh di PLTU.

Warga Bontang Lestari Tolak Penutupan Proyek PLTU
Tribun Kaltim
BERTEMU PERUSAHAAN - Komisi gabungan DPRD Bontang diterima oleh para pimpinan perusahaan yang terlibat dalam pembangunan proyek PLTU di Bontang Lestari, Senin (4/2). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Ketua RT 15, Kampung Teluk Kader, Kelurahan Bontang Lestari, Achmad Zainal menolak rencana sejumlah ormas menutup proyek pembangunan PLTU 2x100 MW.

Pasalnya, warga setempat bergantung hidup dari proyek pembangunan ini sebagai pekerja konstruksi. "99 persen warga di-3 RT (13,15 dan 15) bekerja di proyek ini," kata Achmad Zainal, saat menghadiri Sidak komisi gabungan DPRD Bontang ke proyek PLTU Bontang Lestari, Senin (4/2).

Achmad menambahkan, saat ini sudah puluhan warga di tiga RT telah beralih profesi. Sebelumnya masyarakat setempat bekerja sebagai petani rumput laut. Seiring pekerjaan konstruksi mengakibatkan tanaman mereka rusak, warga berbondong-bondong beralih menjadi pekerja buruh di PLTU.

"Kami sudah kehilangan pendapatan. Sekarang bergantung dari proyek ini. Kalau ditutup pasti akan menggangu pendapatan warga," katanya.

Sebelumnya, sejumlah perwakilan elemen organisasi buruh dan anggota dewan mengancam bakal menutup kegiatan konstruksi akibat dugaan pelanggaran oleh perusahaan.

Ancaman ini terlontar saat komisi gabungan DPRD berdialog dengan para pimpinan perusahaan yang terlibat dalam pembangunan PLTU di Bontang Lestari. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help