Jabat Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Fokus Amankan Pilkada

Kapolres sebelumnya, AKBP Dedi Agustono meminta AKBP Siswanto melanjutkan yang baik dan memperbaiki yang kurang baik.

Jabat Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Fokus Amankan Pilkada
Tribun Kaltim
PEDANG PORA - Kapolres Bontang yang baru, AKBP Siswanto Mukti disambut dengan prosesi pedang pora saat tiba di halaman Mako Polres Bontang, Selasa (3/4). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kendali tongkat komando Kepolisian Resort Bontang, resmi berpindah dari AKBP Dedi Agustono ke AKBP Siswanto Mukti.

AKBP Siswanto bersama istri Astrid Siswanto, tiba di Mapolres Bontang, Jalan Bhayangkara, Selasa (3/4), disambut dengan prosesi adat tepong tawar, tarian jepen diiringi musik tingkilan.

Usai melewati prosesi adat, mantan Kapolsek Bontang Selatan, disambut dengan tradisi militer dengan melewati pedang pora atau gapura pedang.

Setelah memberi hormat, satu persatu personil Polres Bontang mengangat pedang mereka membukakan jalan kepada Kapolres Bontang yang baru.

Selanjutnya, pejabat Kapolres lama, AKBP Dedi Agustono mengalungkan untaian bunga kepada AKBP Siswanto sebagai Kapolres baru.

Dalam sambutannya, AKBP Dedi Agustono, berharap koleganya itu bisa menjalankan amanah yang telah diberikan yakni melayani dan mengayomi masyarakat khususnya warga Bontang. "Lanjutkan yang baik-baik, perbaiki yang kurang baik," ujar AKBP Dedi Agustono yang selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Waka Polresta Samarinda.

Tak lupa, AKBP Dedi mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat di Bontang. Ia berharap, dukungan dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan di Bontang senantiasa terjaga dengan Kapolres yang baru.

Sementara, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti mengungkapkan tugas utama yang akan dijalankan yakni menjaga dan memastikan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berjalan lancar kondusif. "Target utama kami adalah memastikan pelaksanaan Pilkada berlangsung damai dan kondusif," katanya.

Untuk itu, Kapolres menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran warga agar tidak mudah percaya dengan berita atau informasi yang beredar di masyarakat, khusus di media sosial. Eks Kasubdit II Intelkam Polda Kaltim, bahkan secara eksplisit menyerukan perang terhadap penyebar hoax.

Menurutnya, penyebaran informasi hoax sangat merusak cara berfikir dan bertindak masyarakat. Karenanya, semua pihak harus pro aktif melawan hoax.
"Ada baiknya setiap informasi itu diverifikasi kebenarannya sebelum kita ikut jadi penyebar hoax," pungkasnya. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help