BREAKING NEWS-Akhirnya Pertamina Mengaku Tumpahan Minyak di Balikpapan Berasal dari Pipa Miliknya

asal muasal tumpahan tersebut berasal dari pipa pengiriman bawah laut milik Pertamina dari arah Lawe-lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara

BREAKING NEWS-Akhirnya Pertamina Mengaku Tumpahan Minyak di Balikpapan Berasal dari Pipa Miliknya
tribunkaltim.co/arif fadillah
Tampak air laut di tepi pantai Benua Patra Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang tercemar tumpahan minyak solar, Minggu (1/4/2018) pukul 17.00 Wita 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Teka-teki siapa pemilik minyak yang tumpah di Teluk Balikpapan akhirnya terpecahkan. Setelah beberapa kali membantah, akhirnya pihak PT Pertamina Refinery Unit 5 Balikpapan, mengakui minyak tersebut miliknya.

Menurut Kombes Pol Yustan Alpiani, Direktur Kriminal Khusus, Polda Kaltim, asal muasal tumpahan tersebut berasal dari pipa pengiriman bawah laut milik Pertamina dari arah Lawe-lawe, Kabupaten Penajam  Paser Utara menuju Balikapapan yang putus.

"Pipa milik Pertamina yang dari arah Lawe Lawe (penajam Paser Utara) menuju pabrik kilang di Balikapapan yang ternyata bekas terseret, dan putus, cairan itu minyak tersebut berasal dari sana,"ujar Kombes Pol Yustan di konferensi pers di Polda Kaltim, Rabu (4/4/2018).

Baca: Wanderley Selalu Memotivasi Pemainnya, Ini yang Ditanamkan Sang Coach

Sejauh ini, polisi masih menyelidik lebih lanjut tentang apa penyebab pipa berdiameter 20 inci dengan ketebalan 12 mm di kedalam 20-25 meter itu bisa terputus. 

Togar MP GM Pertamina Refinery Unit 5 , mengatakan Saat kejadian, ia mengaku tidak tahu persis awal kejadian, pihaknya hanya mengambil sampel-sampel tumpahan minyak itu di perairan Pertamina saja, bukan di suplai bawah laut, tempat minyak mentah mengalir.

Baca: Penyelundup Sabu 4 Kg Melawan Polisi Saat Disergap

"Dengan penelitian-penelitian lebih lanjut ini minyak mentah, setelah pipa itu terputus dengan jumlah luasan besar,"ujar Togar dihari dan kesempatan sama.

"Minyak mentah milik Pertamina,"ujarnya.

Sebelumnya pihak, Togar MP GM Pertamina Refinery Unit 5 berkali kali membantah minyak yang tumpah itu berjenis Marine Fuel Oil dan tidak mereka produksi di kilang RU V.

Konferensi pers terkait insiden tumpahan minyak di teluk Balikpapan yang berlangsung di Polda Kaltim, Rabu (4/4/2018). Togar MP GM Pertamina Refinery Unit 5 (dua dari kiri) akhirnya mengakui tumpahan minyak tersebut berasal dari saluran pipa bawah laut dari Lawe-lawe ke Kilang Balikapapn yang putus karena sebab yang masih diselidiki 
Konferensi pers terkait insiden tumpahan minyak di teluk Balikpapan yang berlangsung di Polda Kaltim, Rabu (4/4/2018). Togar MP GM Pertamina Refinery Unit 5 (dua dari kiri) akhirnya mengakui tumpahan minyak tersebut berasal dari saluran pipa bawah laut dari Lawe-lawe ke Kilang Balikapapn yang putus karena sebab yang masih diselidiki  (tribunkaltim.co/nalendro priambodo)

Polisi tengah menyelidiki penyebab parahnya pipa dan sumber api yang menyebabkan 5 nyawa melayang dan terbakarnya kapal kargo MV Ever Judger Panama berbendera Tiongkok.

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help