Guru Honor di Kukar Bisa Dapat Kredit Rumah Murah

Program ini juga berlaku bagi guru honor di Kukar asalkan sudah memiliki masa kerja minimal 3 tahun.

Guru Honor di Kukar Bisa Dapat Kredit Rumah Murah
Tribun Kaltim/Rahmad Taufik
Ratusan kepsek dan guru se-Kukar menghadiri Sosialisasi Rumah Murah Bersubsidi yang dibuka langsung Kepala Disdikbud Kukar, Hifsi G Fachrannas 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menawarkan rumah murah bersubsidi buat para guru se-Kukar, baik berstatus PNS maupun honor. Tentunya, rumah murah ini ditawarkan bagi guru yang belum memiliki rumah sendiri.

"Kami hanya menawarkan bahwa ini ada program rumah murah bersubsidi, kalau dulu kita punya program satu rumah satu guru, namun program yang ini sulit direalisasikan, ditambah kondisi keuangan daerah yang defisit, dalam kondisi keuangan daerah normal saja sulit merealisasikannya," ujar Hifsi G Fachrannas, Kepala Disdikbud Kukar usai menghadiri acara sosialisasi rumah murah bersubsidi bareng PT Berkat Alam Nusantara dan BTN di Aula Serbaguna Kantor Disdikbud Kukar, Rabu (4/4).

Adapun lokasi pembangunan rumah murah ini berada di Desa Bukit Raya RT 05 Jalan Raya Tenggarong-Samarinda KM 07, Kecamatan Tenggarong Seberang. Rumahnya tipe 36 dengan luas tanah 80 m2.

Spesifikasi bangunannya meliputi pondasi batu padas, struktur beton bertulang, dinding batako acian cat (kecuali dinding belakang), kusen, jendela dan pintu depan/belakang dari kayu ulin atau bengkirai, pintu kamar dobel plywood, sekat ruangan dobel calsyboard/gipsum, pintu WC PVC, kloset jongkok, lantai keramik, plafon gipsum (kecuali bagian luar rumah), rangka atap baja ringan dan atap spandek.

"Kalau mengacu pada program pemerintah pusat, program rumah murah bersubsidi ini disiapkan satu juta unit untuk masyarakat se-Indonesia. Paling tidak, Kukar bisa dapat 200-500 unit, bahkan 1.000 unit, tergantung minat guru-guru yang bersangkutan," kata Hifsi.

Program ini juga berlaku bagi guru honor asalkan sudah memiliki masa kerja minimal 3 tahun. Ia menegaskan, Disdik siap memberikan jaminan untuk SK PNS kepada pihak perbankan. Pasalnya, banyak guru sudah menjaminkan SK PNS asli mereka ke bank. Sehingga mereka cukup membawa fotokopi SK PNS mereka.

Selain fotokopi SK awal dan akhir untuk PNS, syarat mendapatkan rumah murah bersubsidi ini, antara lain slip gaji, rekening koran tabungan 3 bulan terakhir, surat keterangan belum memiliki rumah dari RT setempat, surat pernyataan bahwa penghasilan tidak melebihi kelompok sasaran KPR sejahtera, yakni maksimal Rp 4 juta.

Lewat program rumah murah ini, pemerintah menyubsidi Rp 4 juta untuk pembayaran DP, PPN dan bunga normal cicilanmenjadi 5 persen. "Pemerintah menyubsidi bunga cicilan dari 12 persen menjadi 5 persen," ucap Hifsi. Rumah murah ini bisa diangsur selama 10 hingga 20 tahun. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved