Warga Pesisir Kota Bontang Kesulitan Buang Sampah

Minimnya fasilitas tempat sampah membuat warga enggan menaati imbauan pemerintah untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Warga Pesisir Kota Bontang Kesulitan Buang Sampah
TRIBUN KALTIM/UDIN DOHANG
Faisal, Wakil Ketua DPRD Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - TRIBUN - Wakil Ketua DPRD Bontang, Faisal mendesak pemerintah agar mengadakan bak sampah khusus untuk pemukiman warga di pesisir. Pasalnya fasilitas pembuangan sampah di kawasan pesisir sangat minim. Alhasil, tidak sedikit masyarakat yang bermukim di atas laut terpaksa membuang sampah rumah tangga mereka ke laut.

"Ambil contoh di tempat saya, Kampung Selambai, akses pembuangan sampah sangat jauh. Jadinya, tidak sedikit warga yang memilih buang sampah ke lau," ujar Faisal, Rabu (4/4).

Faisal menjelaskan, upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat hidup pola bersih belum optimal. Sebab, fasilitas pendukung untuk merealisasikan program tersebut masih terbatas. Minimnya fasilitas tersebut membuat warga enggan menaati imbauan pemerintah.

Untuk itu, politisi Partai Nasdem ini mengusulkan agar pemerintah memprioritaskan pengadaan bak sampah yang memadai dan bisa menampung sampah warga di kawasan pemukiman.

"Harus disediakan alat penunjangnya. Jadi warga juga tidak susah, harus jauh-jauh buang sampah," katanya.
Faisal yang juga tinggal di pemukiman atas laut Selambai mengakui prilaku warga membuang sampah ke laut sudah berlangsung lama. Nyaris seumur sejarah kemunculkan perkampungan pesisir.

Kendati demikian, tidak berarti prilaku itu tidak bisa diubah. Seiring perkembangan informasi dan pengetahuan, kesadaran warga untuk menciptakan lingkungan sehat dan bersih juga mulai terbangun.

Terbukti, dalam kurun ?10 bulan, terakhir Faisal mengaku rutin menggelar kerja bakti bersih-bersih sampah di sekitar rumahnya. Dia mengajak para remaja yang tergabung dalam Ikatan Remaja Masjid (IRMA) untuk berpartisipasi.

Sayangnya, mereka kesulitan untuk membuang sampah hasil kerja sebab lokasi pembuangan yang cukup jauh dari pemukiman warga Selambai.

"Mulai ada kesadaran warga, terutama kalangan muda menjaga lingkungan mereka agar bersih. Masalahnya fasilitas yang terbatas," tuturnya.

Karenanya, Faisal meminta agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, mengalokasikan pengadaan bak sampah pada APBD-Perubahan mendatang. Pihaknya berkomitmen bakal mengawal anggaran pengadaan bak sampah tersebut dalam pembahasan anggaran nantinya.

Menurutnya, program pengadaan bak sampah di pesisir juga sejalan dengan visi misi pemerintah menjadikan Bontang sebagai Green City.

"Saya akan kawal anggaran pengadaan bak sampah nantinya dalam pembahasan anggaran. Itu masuk dalam skala prioritas pemerintah," pungkasnya. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help