Advertorial

1.666 Orang Manfaatkan Posko Kesehatan Pertamina

Tiga posko kesehatan yang didirikan Pertamina berlokasi di Kelurahan Margasari, Kampung Baru dan di Penajam.

1.666 Orang Manfaatkan Posko Kesehatan Pertamina
HO - Pertamina
Sebanyak 1.666 orang memanfaatkan Posko Kesehatan Pertamina yang telah hadir sejak hari pertama pasca insiden patahnya pipa minyak mentah di Teluk Balikpapan. Sebanyak 3 posko kesehatan yang ada di 3 wilayah terdampak beroperasi sejak tanggal 2 April 2018. 

BALIKPAPAN - Region Manager Communication & CSR Kalimantan Yudy Nugraha menjelaskan, pendirian posko kesehatan ini merupakan kerja sama dengan RS Pertamina Balikpapan sebagai antisipasi jika ada warga yang mengalami gangguan kesehatan.

“Sehingga jika ada warga yang merasa kurang sehat, bisa langsung memeriksakan diri ke posko Kesehatan.

Meskipun pada kenyataannya ada juga yang memanfaatkan untuk sakit-sakit di luar dampak ceceran minyak, tapi kami bersyukur posko Kesehatan ini bermanfaat,” ujarnya.

Baca: Ikuti Ujian Nasional, Dua Siswa SMA Luar Biasa Tenggarong Ini Mengaku Kesulitan

Baca: Enam Crosser Malaysia Segera Dideportasi, Dua Orang Tetap Ditahan

Baca: Gadis Cantik 20 Tahun Ini Dijual Rp700 Ribu Sekali Kencan, Terbongkar di Rumah Kakek Kasman

Tiga posko kesehatan yang didirikan Pertamina berlokasi di Kelurahan Margasari, Kampung Baru dan di Penajam.

Beberapa keluhan yang diadukan warga antara lain pusing, pegal badan, batuk pilek serta keperluan vitamin.

Lebih lanjut Yudy menjelaskan, dalam satu posko Kesehatan, Pertamina menyiapkan seorang dokter, dua orang perawat dan 1 orang kordinator yang bertugas mengordinasikan mengeai oat-obatan, rujukan dan lain-lain.

Baca: Wakasekjen MUI Singgung Kaos Bisa Mengganti Presiden: Ingat Peristiwa Kaos Merah di Thailand!

Baca: Delapan Rudal Siluman Hancurkan Pangkalan Udara Suriah di Homs

Baca: Kasus Pencemaran Teluk Balikpapan, Polda Kaltim Periksa 9 Orang Pegawai Pertamina

“Di masing-masing lokasi mereka bertugas sejak jam 08.00 WITA hingga jam 16.00 WITA.

Namun kami tetap menyesuaikan dengan kebutuhan pasien di lokasi tersebut.

Kalau masih ada pasien tentu tetap kami layani,” ujarnya. (*)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved