Apel Dansat Untuk Samakan Persepsi, Pangdam VI/Mlw : Komandan Satuan Harus Jadi Suri Tauladan

Pembukaan apel Dansat yang dilaksanakan selama tiga hari ini digelar di Mayonif 611/Awang Long

Apel Dansat Untuk Samakan Persepsi, Pangdam VI/Mlw : Komandan Satuan Harus Jadi Suri Tauladan
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman (Mlw) Mayjen TNI Subiyanto melakukan pemeriksaan prajurit, pada Apel Komandan Satuan (Apel Dansat) Tersebar 2018 di wilayah jajaran Kodam VI/Mlw yang diikuti 185 prajurit di antaranya para Komandan Satuan, Satkowil, Satpur/Banpur, para Dan/Ka Balak Aju yang berada di wilayah jajaran Kodam VI/Mlw, Selasa (10/4/2018) 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman (Mlw) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Subiyanto secara resmi membuka Apel Komandan Satuan (Apel Dansat) Tersebar 2018 di wilayah jajaran Kodam VI/Mlw yang diikuti 185 prajurit di antaranya para Komandan Satuan, Satkowil, Satpur/Banpur, para Dan/Ka Balak Aju yang berada di wilayah jajaran Kodam VI/Mlw.

Pembukaan apel Dansat yang dilaksanakan selama tiga hari ini digelar di Mayonif 611/Awang Long dengan tema 'Melalui Apel Dansat TNI AD 2018, Kita Wujudkan Militansi dan Profesionalisme Prajurit Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI AD'.

Baca: Pimpin Apel Dansat, Pangdam VI/Mlw Hukum Seorang Prajurit

Pangdam menjelaskan, apel Dansat secara tersebar dipusatkan oleh Angkatan Darat (AD) di Pusdik Kavaleri Kodiklatad Bandung, ini adalah tindak lanjut dari apel Dansat terpusat yang disampaikan oleh pimpinan dalam hal ini Panglima TNI kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

"Pelaksanaan Apel Dansat Tersebar ini bertujuan sebagai upaya untuk memelihara dan meningkatkan komunikasi antara pimpinan dengan para Komandan Satuan secara langsung guna menyamakan cara pandang maupun pikiran tentang pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD," ungkanya, Selasa (10/4/2018).

"Dengan harapan untuk meningkatkan kualitas pembinaan satuan, sehingga tercipta prajurit yang solid, profesional, tangguh, modern, berwawasan kebangsaan serta dicintai rakyat," tambahnya.

Baca: Kejutan! Lagu The Man Who Cant Be Moved Bikin Panggung Indonesian Idol Histeris

Selain itu, sebagai sarana evaluasi pelaksanaan kepemimpinan lapangan Dansat dari mulai Komandan Pleton ke atas dalam menjalankan pembinaan satuan, guna mewujudkan militansi dan kebanggaan prajurit.

Lalu, menggugah rasa tanggung jawab dan kepedulian pimpinan satuan bawah dalam melaksanakan program kerja untuk menyiapkan satuannya menghadapi kegiatan penting seperti lomba Ton Tangkas, Porad dan Lomba Tembak Piala Kasad serta kegiatan lain yang terkait dengan fungsi dan tugasnya.

"Saya ingin mengingatkan kembali kepada para Komandan Satuan bahwa seorang Perwira harus mampu menjadi suri tauladan yang baik bagi prajurit dan satuannya. Setiap Komandan Satuan harus berupaya meningkatkan kemampuan diri, bersama-sama prajurit melaksanakan latihan yang teratur sesuai program," terangnya.

Baca: Anies Ajukan Subsidi Rp 13 Triliun Bangun 250.000 Rumah DP 0 Rupiah, DPRD: Emang Sanggup?

"Jadikan prajurit sebagai rekan kerja yang senantiasa harus dibimbing, diarahkan dan diawasi guna mencegah terlibat hal-hal yang negatif sehingga siap menjalankan tugas," tutup Pangdam. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help