TribunKaltim/

Bandara APT Pranoto Cari Pesawat untuk Tes Penerbangan

Akhir April ini, diagendakan Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto bakal didarati pesawat untuk test flight pertama mereka.

Bandara APT Pranoto Cari Pesawat untuk Tes Penerbangan
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Dirjen Kemenhub saat mengunjungi Bandara APT Pranoto Samarinda. 

SAMARINDA, TRIBUN - Akhir April ini, diagendakan Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto bakal didarati pesawat untuk test flight pertama mereka. Hal ini dijabarkan Wahyu Siswoyo Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Temindung, Rabu (11/4).

"Tepatnya 30 April. Di tanggal itu, kami lakukan tes flight. Wartawan silakan jika ingin datang dan melihat langsung penerbangan dan pendaratan di APT Pranoto," jelas Wahyu Siswoyo.
Apa pesawat yang nantinya digunakan untuk tes flight, hingga berita ditulis masih menunggu kepastian, dari pihak terkait. Apakah itu tipe Boeing, ataupun hanya pesawat perintis saja. "Saat ini kami masih carikan untuk pesawatnya," ucap Wahyu.

Runway (landasan pacu) APT Pranoto sendiri, sebenarnya sudah bisa digunakan pesawat berbadan besar (Boeing), mengingat panjang landasan pacu di APT Pranoto, mencapai 2.250 meter, atau dua kali lipat dari landasan pacu yang ada di Temidung, yakni 1.160 meter.

Digunakannya test flight untuk mengamati beberapa fasilitas di APT Pranoto, termasuk kekerasan runway, sistem kontrol di menara Air Traffic Controller (ATC), serta instrument lainnya. "Sifatnya test flight internal. Jadi teknisi yang akan lebih banyak handle item pekerjaan. Yang kami cek mulai dari runway sampai ke ATC-nya," ucap Wahyu Siswoyo.

Rute test flight tersebut, akan dilakukan mulai dari Bandara Temindung hingga ke APT Pranoto. "Jadi, terbang dari Temindung kemudian mendarat di APT Pranoto," ucapnya.

Sementara itu, untuk perkembangan maskapai, dua maskapai pesawat perintis, yakni Susi Air dan juga X-press Air sudah dipastikan akan dapatkan slot penerbangan di BSB saat dilakukannya launching APT Pranoto pada 24 Mei mendatang. Ini karena, saat ini, kedua maskapai itu adalah maskapai existing yang operasi di Temindung.

"Ada X-press Air dan Susi Air. Ditambah charter flight. Sementara untuk maskapai lain, kami masih dalam proses. Beberapa maskapai seperti Lion, Garuda dan Sriwijaya, sudah lakukan pengecekan lapangan di era pak Usdek Luthermand (Kepala UPBU Temindung sebelumnya). Mereka masih menunggu Sertifikat Bandar Udara (SBU) yang saat ini sedang kami urus pula," ucap Wahyu.

Sebagai informasi, kurang lebih satu bulan lagi, pada 24 Mei mendatang, bandara APT Pranoto di Sei Siring Samarinda, akan operasional untuk penerbangan komersil untuk pertama kalinya. Sampai saat ini, pengelolaan masih ditangani oleh Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Temindung.

Ada rencana Pemprov untuk menyerahkan pengelolaan APT Pranoto, kepada BUMN yakni Angkasa Pura I. Namun, hal ini belum bisa dilaksanakan karena MoU antara kedua belah pihak masih belum dilakukan.

Perlunya ada MoU, karena Pemprov merasa bisa mendapatkan porsi dalam kepengelolaan BSB nantinya, apakah itu dalam bentuk kargo atau fasilitas lain di APT Pranoto. Pasalnya, dana masuk ke APT Pranoto dari APBD Pemprov cukup besar.

Halaman
12
Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help