TribunKaltim/

Pilgub Kaltim 2018

Pakar Ekonomi Lingkungan Ukur Gagasan Rusmadi-Safaruddin, Begini Komentarnya

Sinergi kawasan Maloy ini ditopang oleh Kawasan Industri Kariangau di Balikpapan, Kawasan Industri Gas dan Kondensat di Bontang dan lainnya.

Pakar Ekonomi Lingkungan Ukur Gagasan Rusmadi-Safaruddin, Begini Komentarnya
NET
Maket kawasan Maloy, Kutai Timur. 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pakar ekonomi lingkungan, Thomas Robert Hutahuruk SP, MSi, berusaha membedah gagasan 'Dasacita' pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim, Rusmadi-Safaruddin.

Kandidat doktor ilmu kehutanan ini menilai Rusmadi mampu meletakkan dasar-dasar transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam ke pertanian dalam arti luas dan kepariwisataan.

“Pak Rusmadi sudah mempersiapkan transformasi ekonomi Kaltim yang berbasis sumber daya alam itu sejak 2013 lalu,” ucapnya.

Baca: Pria Lansia Tarik Uang Rp 2,1 M Sendirian, Teller Lapor Polisi karena Curiga Penipuan, Ternyata. . .

Rusmadi, usai menghadiri Rapat Koordinasi anggota Fraksi DPD PDI Perjuangan se Kaltim, di Hotel Grand Victoria, Jalan S Paeman, Senin (8/4/2018)
Rusmadi, usai menghadiri Rapat Koordinasi anggota Fraksi DPD PDI Perjuangan se-Kaltim, di Hotel Grand Victoria, Jalan S Paeman, Senin (8/4/2018). (Tribun Kaltim/Budhi Hartono)

Memang, katanya, gaung gerak perekonomian maritim pada tingkat nasional akan berdampak positif pada upaya upaya cerdas dan strategis.

“Presiden Jokowi, maaf, ya, sudah didahului oleh pak Rusmadi dalam merancang road map perekonomian Kaltim. Daerah ini potensinya sangat tinggi, tapi kendala utama adalah political will,” katanya.

Baca: Siapa Sangka, Krisdayanti Hanya Dibayar Segini Saat Pertama Kali Nyanyi di TV

Thomas menceritakan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Kabupaten Kutai Timur yang sering jadi olok-olokan karena belum selesai jelang berakhirnya masa jabatan Gubernur Awang Faroek Ishak.

Menurutnya, sebenarnya kawasan ini dipersiapkan menjadi pusat pengolahan Crude Palm Oil (CPO) beserta produk turunan dan pusat industri yang terintegrasi dengan pelabuhan berskala internasional, tidak berdiri sendiri.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help