Bunyi Peluit Kematian Suku Aztec Ini Bikin Bulu Bergidik, Coba Dengarkan!

Di tangan ahlinya, peluit itu dapat menciptakan jeritan sedih dari seribu jiwa tersiksa yang berhembus dibawa angin.

Bunyi Peluit Kematian Suku Aztec Ini Bikin Bulu Bergidik, Coba Dengarkan!
The Vintage News
Peluit Kematian Suku Aztec 
TRIBUNKALTIM.CO - Jika mimpi buruk Anda memiliki soundtrack, bunyi peluit kematian Aztec akan nampak sempurna diperdengarkan.
Di tangan ahlinya, peluit itu dapat menciptakan jeritan sedih dari seribu jiwa tersiksa yang berhembus dibawa angin.
Video di bawah ini memperdengarkan bunyi peluit mengerikan yang akan susah untuk dilupakan.
Peluit ini biasanya dibuat dalam bentuk tengkorak manusia atau kepala binatang dengan mulut terbuka yang memperlihatkan gigi-giginya.
undefined
Peluit Kematian Suku Aztec

Baca: Berkunjung ke Asmat, Jokowi Dianugerahi Gelar Panglima Perang

Baca: 15 Foto Seleb Hollywood Semasa SMA, Ada yang Cantiknya Gak Luntur-luntur Sampai Sekarang!

Baca: Disinggung soal Peluang Maju di Pilpres 2019, Begini Pernyataan Abraham Samad

Dilansir pada The Vintage News, satu peluit ditemukan di bawah Kota Meksiko pada 1999.

Peluit itu ditemukan tergenggang dalam jari-jari rangka jasad pengorbanan di reruntuhan kuil angin dewa berusia 650 tahun.

Tetapi para arkeolog pada saat itu mengira artefak itu sebagai mainan belaka.

Meskipun bukan seorang arkeolog, insinyur mekanik Roberto Velásquez telah membuat sebuah studi tentang peluit yang rumit.

Dia mengatakan peluit bukanlah instrumen umum dan mungkin telah disediakan untuk pengorbanan.

Mungkin untuk membimbing jiwa ke akhirat atau perang di mana suara ratusan peluit yang maju pasti bisa meremukkan lawan-lawan Aztec.

Baca: 3 Hal Ini Bikin Prabowo 'Galau' Maju di Pilpres 2019

undefined
Peluit Kematian Suku Aztec

Baca: Benarkah Apel Jatuh di Kepala Isaac Newton Sebelum Temukan Teori Gravitasi? Ini Faktanya

Apa pun tujuan dari peluit itu, siulannya memberi lebih banyak dimensi bagi peradaban Mesoamerika.

Beberapa ahli percaya peluit kematian aztec digunakan untuk membuat manusia tidak sadar dan memasuki dunia mimpi untuk mengobati penyakit tertentu dari sana.

Velásquez sendiri telah menghasilkan berbagai replika, beberapa yang mengeluarkan hiruk-pikuk aneh pada frekuensi pendengaran manusia.
Arnd Adje Both, seorang ahli dalam arkeologi musik pra-Hispanik, adalah yang pertama meniup peluit yang ditemukan pada 1999 di Meksiko.
Dia terpesona oleh frekuensi yang dihasilkan.
"Suara-suara pra-Hispanik ini lebih merusak daripada membangun," katanya.
Lihat videonya:

(*)

Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help