Gandeng MUI, DJP Kaltim Akan Tebar Dakwah Soal Pajak

Zakat sama pajak itu sama-sama untuk kemanusiaan, tidak ada yang beda. Kami sekarang akan bergandengan dengan Dirjen Pajak

Gandeng MUI, DJP Kaltim Akan Tebar Dakwah Soal Pajak
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Samon Jaya Kepala DJP wilayah Kaltim Kaltara bersama Muhammad Jailani, Sekretaris Umum MUI Kota Balikpapan di beranda gedung DJP Kaltim Kaltara, Jalan Ruhui Rahayu Kota Balikpapan pada Jumat (13/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN – Direktorat Jendral Pajak (DJP) wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) akan bersinergi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan dalam rangka upaya meningkatkan kesedaran wajib pajak.

Satu di antara gerakan yang akan dibuat ialah melakukan pertemuan dengan tokoh agama Islam dan menebar dakwah soal pajak.

Hal ini disampaikan Muhammad Jailani, Sekretaris Umum MUI Kota Balikpapan kepada Tribunkaltim di beranda gedung DJP Kaltim Kaltara, Jalan Ruhui Rahayu Kota Balikpapan pada Jumat (13/4/2018) pagi.

Baca: Foto Pakai Hijab, Kecantikan Ghea Indrawari Jadi Lebih Maksimal

Ia menjelaskan, antara pajak dan zakat itu tidak bisa dipisahkan namun harus saling melengkapi, satu sama lain mesti bersinergi dalam upaya mengembangkan kemajuan umat atau rakyat di Indonesia.

“Zakat sama pajak itu sama-sama untuk kemanusiaan, tidak ada yang beda. Kami sekarang akan bergandengan dengan Dirjen Pajak untuk bagaimana caranya masyarakat wajib pajak yang belum bayar bisa ikut sadar,” ujarnya.

Sepengetahuan dia, pajak dan zakat itu saling menopang. Seperti di antaranya seorang yang telah membayar zakat dengan pembuktian yang resmi maka akan mendapat keringanan membayar pajak.

“Tadi saya dikasih tahu bahwa wajib pajak yang sudah bayar zakat dengan disertai dengan bukti pembayaran yang sah maka akan menjadi bukti pengurang pajak,” kata Jailaini.

Baca: Polres Samarinda Persiapkan Polsek Kawasan Bandara

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help