TribunKaltim/

Ternyata Segini Jumlah Hutang Pemkot Tarakan Kepada Kontraktor

beberapa waktu lalu beberapa kontraktor mendatangi Pemkot Tarakan untuk bertanya kapan utang Pemkot Tarakan dibayar.

Ternyata Segini Jumlah Hutang Pemkot Tarakan Kepada Kontraktor
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Plt Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat 

TRIBUNKALTIM.CO - Hingga saat ini Pemkot Tarakan ternyata masih utang kepada sejumlah kontraktor di Kota Tarakan Provinsi Kaltara, padahal pekerjaan kegiatan yang telah dilakukan kontraktor telah selesai.

Jumlah utang Pemkot Tarakan kepada kontraktor sebesar Rp 200 miliar.

“Utang kami kami ada Rp 200 miliar kepada kontraktor di tahun 2016 dan tahun 2017. Insallah di tahun 2018 ini utang akan kami bayarkan semuanya. Sehingga di masa jabatan kami habis di tahun depan, semua utang dapat terselesaikan,” ucap Plt Walikota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat, Jumat (13/4/2018) .

Baca: Takut longsor di Sepaku PPU Tambah Parah, Truk Harus Turunkan Penumpang

Menurut pria yang akrab disapa Arief, untuk fokus membayar utang inilah, pihaknya di tahun ini tidak terlalu banyak memprogramkan kegiatan. Kalau pun ada kegiatan yang dilakukan, itu hanya melanjutkan proyek multiyears hingga di tahun 2019.

“Kami fokus bayar utang di tahun ini biar selesai. Kalau ada kegiatan pembangunan diluar proyek multiyears yang dilakukan, itu berarti kegiatannya bantuan dari anggaran Pemprov Kaltara dan anggaran pemerintah pusat,” ujarnya.

Bagaimana dengan anggaran untuk penyelenggaran pemilu mulai dari KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hingga anggran aparat keamanan selama penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tarakan tahun 2018?

“Oh kalau itu kita anggarkan dan kita pasti bayarkan. Sebab Pemkot Tarakan sangat mendukung penyelenggaran Pilkada Tarakan ini. Untuk itulah tahun ini kita fokus bayar utang dan kegiatan lainnya seperti penyelenggaran pilkada Tarakan ini,” ucapnya.   

Baca: Produksi Beras di Berau Terus Menurun, Ini Penyebabnya

Seperti diketahui beberapa waktu lalu beberapa kontraktor mendatangi Pemkot Tarakan untuk bertanya kapan utang Pemkot Tarakan dibayar.

Pasalnya mereka ini juga harus membayar semua bahan-bahan bangunan kepada pemilik toko bangunan.

Bukan itu saja Bawaslu Kota Tarakan juga beberapa waktu lalu mengeluhkan anggaran belum juga keluar.

Sebab pihaknya belum membayarkan honor para pegawai termasuk petugas lapangan yang telah melakukan tugasnya dalam melakukan pengawasan.  

Penulis: Junisah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help