Kemenag Kaltim Sempat Didatangi Agen Mitra Abu Tour, Ini yang Mereka Bicarakan

"Yang bisa dihubungi paling para pemasar (agen/mitra Abu tour). Karena waktu itu mereka ada ke kantor untuk konsultasi," kata Khalik.

Kemenag Kaltim Sempat Didatangi Agen Mitra Abu Tour, Ini yang Mereka Bicarakan
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Ramli (56) bersama keluarga melapor ke Polda Kaltim lantaran jadi salah satu korban gagal umrah PT Amanah Bersama Umat alias Abu Tours, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kaltim sudah tak bisa menghubungi PT Amanah Bersama Umat (Abu) Tour.

Semula, Kemenag Kaltim menerbitkan surat yang intinya meminta PT Abu Tour tak lagi menjual paket umrah sebelum memberangkatkan seluruh jamaah yang sudah terdaftar.

"Kami dari Kemenag Kaltim juga belum ada akses ke Abu Tour. Karena mereka sudah tak bisa dihubungi," kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Kemenag Kaltim, Abdul Khalik, Sabtu (14/4/2018).

Kendati demikian, baru-baru ini, kata Khalik, beberapa agen atau mitra yang menjadi kepanjangan PT Abu Tour dalam memasarkan paket umrah, sempat bertandang ke Kemenag Kaltim.

"Yang bisa dihubungi paling para pemasar (agen/mitra Abu tour). Karena waktu itu mereka ada ke kantor untuk konsultasi," kata Khalik.

Dalam konsultasi tersebut, para agen mitra Abu Tour meminta solusi, bagaimana cara mereka memberangkatkan para jamaah yang sudah rela memberikan uang tambahan.

Diketahui, PT Abu Tour sempat memberikan solusi alternatif. Jamaah yang ingin segera berangkat diminta menambah sejumlah uang atau mengajak jamaah baru.

"Kami sendiri menyampaikan kepada agen mitra Abu Tour agar mencari PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang berizin di Kaltim. Silakan para agen mitra Abu Tour, negosiasi dengan PPIU," ujar Khalik.

Khalik pun meminta para jamaah yang tak kunjung diberangkatkan untuk bersabar.

"Semoga uangnya bisa dikembalikan oleh Abu Tour," kata Khalik. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help