Ibu-ibu di Samarinda Minta Pasangan Nikah Siri di Wilayahnya Ditertibkan

Instansi terkait agar bisa menertibkan, karena dikhawatirkan berdampak tidak baik bagi lingkungan sosial

Ibu-ibu di Samarinda Minta Pasangan Nikah Siri di Wilayahnya Ditertibkan
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Juru bicara Dapil 3 Samarinda Ulu Adhigustiawarman menyampaikan aspirasi masyarakat dalam Sidang Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sidang Paripurna ke-4 Masa Sidang I dengan agenda Laporan Reses Anggota DPRD Samarinda Masa Sidang I tahun 2018 yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin (16/4/2018). 

Dalam kesempatan tersebut, juru bicara masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing menyampaikan usulan, keluhan yang diterima anggota dewan dari konstituen.

Usulan terbanyak masih seputar pembangunan infrastruktur jalan, penertiban juru parkir (jukir) liar, peningkatan pelayanan KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga perhatian terhadap kampung budaya Pampang harus ditingkatkan.

Baca: Bangunan Pasar Merdeka Samarinda Goyang-goyang dan Rawan Ambruk, DPRD Minta Lakukan Ini

 Warga juga meminta agar penanggulangan banjir mendapat perhatian khusus. Praktik tambang batubara ilegal yang disinyalir berkontribusi memperparah banjir agar segera ditertibkan.

Selain itu, warga di daerah pemilihan (dapil) 3 Samarinda Ulu, khususnya ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) juga meminta agar instansi terkait menertibkan pasangan nikah siri yang ada di wilayah tersebut.

Baca: Amien Rais Turun Kelas, Nadirsyah Hosen: Sekelas Nyinyiran Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rocky Gerung

"Instansi terkait agar bisa menertibkan, karena dikhawatirkan berdampak tidak baik bagi lingkungan sosial," kata Adhigustiawarman, juru bicara Dapil 3 Samarinda Ulu.

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help