Kantor Cabang Tutup, Komisi I DPRD Samarinda Juga Kebingunan Bantu Korban Abu Tour

"Ya itu untuk mitra/agen AT. Karena, mitra/agen AT ini sudah lebih dulu membuat laporan ke DPRD," ungkap Sumiyati.

Kantor Cabang Tutup, Komisi I DPRD Samarinda Juga Kebingunan Bantu Korban Abu Tour
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Sumiyati berfoto bersama Anggota Komisi I DPRD Samarinda 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Legislator DPRD Samarinda mengaku kebingungan mengenai cara membantu para calon jamaah umrah, yang belum diberangkatkan oleh PT Amanah Bersama Umat (Abu) Tour (AT).

Hal ini diungkapkan Sumiyati, koordinator calon jamaah AT Samarinda.

"Ya, mereka (DPRD) sebenarnya juga bingung mau bantu bagaimana. Karena kantor cabangnya sudah tutup," kata Sumiyati, usai bertemu dengan Komisi I, DPRD Samarinda, Senin (16/4/2018).

Rencananya, kata Sumiyati, DPRD akan bertindak sebagai jembatan penghubung antara mitra/agen AT, untuk ke Kantor AT di Makasar.

"Ya itu untuk mitra/agen AT. Karena, mitra/agen AT ini sudah lebih dulu membuat laporan ke DPRD," ungkap Sumiyati.

Baca juga:

Perkokoh Komposisi Skuat, Liverpool Siap Kejar Gelandang Real Madrid

Sempat Ribut dengan Vicky Prasetyo di Program Siaran Televisi, Angel Lelga Berikan Klarifikasi

Simulasikan Berduet di Pilpres dengan Ruhut Sitompul, Hotman Paris: Musuh Abadi

Minta Jaminan Perlindungan Data, Warga Asia Kirim Surat Terbuka untuk Bos Facebook Mark Zuckerberg

Setelah agen/mitra AT melapor, belakangan calon jamaah juga ikut mengadu kepada wakil rakyat.

"Jadi kami lapor juga. Harapannya, saat perwakilan mitra/agen nanti diberangkatkan ke Makasar, perwakilan kami (calon jamaah) juga diajak serta," ucap Sumiyati.

Diketahui, persoalan AT ini tidak sekadar merugikan calon jamaah lantaran tak kunjung diberangkatkan.

Para mitra/agen yang menjadi pemasar paket umrah AT ke masyarakat juga turut dirugikan.

Pasalnya, untuk menjadi mitra/agen AT, diwajibkan menyetorkan sejumlah uang sejak awal. Jumlahnya ada yang mencapai ratusan juta rupiah. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help