Limpahkan LP Korban Abu Tours di Kaltim ke Polda Sulsel, Dalam 3 Bulan Tercatat Sejumlah Ini

"Kita mau ibadah, ngumpulin uang untuk ibadah. Bertahun-tahun nabung buat ke Tanah Suci," ujarnya.

Limpahkan LP Korban Abu Tours di Kaltim ke Polda Sulsel, Dalam 3 Bulan Tercatat Sejumlah Ini
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Ramli (56) bersama keluarga melapor ke Polda Kaltim lantaran jadi salah satu korban gagal umrah PT Amanah Bersama Umat alias Abu Tours, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Korban PHP (Pemberi harapan palsu) Travel Umroh PT Amanah Bersama Umat alias Abu Tours semakin bertambah yang melapor ke Polda Kaltim.

Senin (16/4/2018), kembali 2 orang warga mendatangi markas kepolisian daerah untuk melapor lantaran jadi korban gagal umroh.

"Hari ini saja ada 2 orang yang melapor," kata Direskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto melalui Kasubdit II Harda Tahbang AKBP Eka Wahyudianta di Mapolda Kaltim.

Sebanyak 11 Laporan Polisi yang ditangani Polda Kaltim terkait kasus travel umroh bermasalah Abu Tours di Kaltim sejak Februari 2018 hingga saat ini.

"Korban ada sekitar 36 orang dari 11 LP tersebut. Kita masih buka posko pengaduan di SPKT Polda Kaltim," ujarnya.

Berdasarkan perintah Bareskrim Mabes Polri, seluruh jajaran Polda diminta untuk mengumpulkan pengaduan hingga laporan polisi dari korban di masing-masing daerah.

"Nanti pengaduan dan laporan yang ada, tetap kita periksa korban. Namun penanganan kita limpahkan ke Polda Sulsel. Mereka yang tangani, sesuai perintah Bareskrim," ungkapnya.

"Karena di sana (Polda Sulsel) sudah diproses money laundring juga. Asetnya juga sudah banyak disita," sambungnya.

Pemberitaam sebelumnya, Selasa (10/4/2018) sebanyak 6 orang turun dari transportasi darat konvensional itu. Salah satunya bernama Ramli (56), seorang nelayan asal Penajam Paser Utara. Ia membawa 5 orang, yang tak lain merupakan sanak keluarganya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help