Polisi Bongkar Togel Jaringan Luar Negeri di Samboja, Omset Ratusan Juta Bro!

Petugas juga membongkar praktik judi togel jaringan internasional yang beromset Rp 300 juta dalam sebulan.

Polisi Bongkar Togel Jaringan Luar Negeri di Samboja, Omset Ratusan Juta Bro!
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Direskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto didampingi Kasubdit Jatanras Kompol Yohanes menggelar 2 tersangka kasus judi togel jaringan internasional di Mapolda Kaltim, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tak hanya judi dadu yang diungkap Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim dalam lawatannya ke Kuala Samboja Kutai Kartanegara, Senin (16/4/2018) kemarin.

Petugas juga membongkar praktik judi togel jaringan internasional yang beromset Rp 300 juta dalam sebulan.

Sebanyak 2 orang tersangka diduga pengepul dan bandar togel yang diamankan kepolisian.

Pria berinisial JA dan EF kini mendekam di Sel Mapolda Kaltim.

Baca: Aspendi Pusat Mengukuhkan Struktur Anggota DPW di Kaltim

Uang tunai Rp 7 juta rupiah, buku rekapan penjualan togel, kalkulator, lembar catatan pembelian, buku rekapan nomor, buku catatan hutang, meja sio togel, telepon genggam dan beberap kartu ATM diamankan kepolisian.

"Para tersangka menggunakan web sebagai media judi. Koneksi dengan jaringan luar negeri, Singapura, Sidney (Australia) dan Hongkong," kata Direskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto didampingi Kasubdit Jatanras, Kompol Yohanes, Selasa (17/4/2018).

Kepada petugas, kedua tersangka ini mengaku sudah 4 tahun belakangan menjalankan bisnis haram tersebut.

Baca: Pria Ini Bikin Mesin Cuci Tenaga Pedal Sepeda, Selain Hemat Listrik, Sekaligus Bisa Bakar Lemak!

Keduanya ditangkap di salah satu rumah di kawasan Perumahan Kuala Samboja.

"Prinsipnya saya sudah perintahkan ke seluruh jajaran untuk memberikan atensi terhadap penindakan penyakit masyarakat ini (perjudian).

Baca: Kocaknya Ahmad Dhani, Sebelum Sidang Berlangsung Malah Hidupkan Kamera : Vlog Dulu Ah!

Keduanya pun dijerat pasal 303 KUHP dengan anacaman hukuman di atas 5 tahun.

"Saat ini kami tahan, untuk dikembangkan lebih lanjut," tuturnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help