Berbicara soal Pendidikan Politik, Ini Pesan Anggota DPR RI kepada Politisi Perempuan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian memaparkan peran perempuan dalam politik di Indonesia.

Berbicara soal Pendidikan Politik, Ini Pesan Anggota DPR RI kepada Politisi Perempuan
Tribunkaltim
Wakil Ketua Komisi X berbicara soal pendidikan politik di depan kader dan tokoh perempuan Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian memaparkan peran perempuan dalam politik di Indonesia.

Hal ini disampaikan Hetifah saat ditemui tribunkaltim.co di sela-sela Workshop Pendidikan Politik Perempuan dengan tema Sukses Agenda Demokrasi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019, Selasa (17/4) di Panin Tower lantai 16, Grand Sudirman Balikpapan.

Menurut Hetifah, peran perempuan yang saat ini berkiprah dalam dunia politik punya tugas yang berat, untuk meyakinkan masyarakat bahwa politisi perempuan juga layak menduduki kursi dewan.

Baca: Kunjungi SLB Tunas Bangsa Balikpapan, Hetifah Dengar Curhat Para Guru

"Itu juga penting, maksudnya kalau dia yang udah jadi, juga berprestasi, dan pasti itu akan menjadi satu role model dan nanti kemudian memotivasi. Kalau perempuan misalnya terlibat korupsi atau banyak perempuan yang tidak berkarya, nah itu biasanya juga membuat orang makin ragu-ragu bahwa perempuan itu emang cocok di politik," paparnya.

Hetifah berpesan kepada politisi perempuan bahwa dalam berpolitik harusnya berlaku positif agar menjadi role model untuk perempuan yang lainnya dan meyakinkan masyarakat bahwa perempuan itu bisa dan dapat dipercaya berkiprah dalam bidang politik.

"Supaya orang yang tadinya ragu bahwa perempuan itu bisa berkiprah di politik jadi yakin. Jangan kebalikannya, yang tadinya perempuan yakin, bisa jadi ragu setelah melihat perempuan begitu (melakukan korupsi, tidak berkarya) kan," kata anggota DPR RI dari Dapil Kaltim Kaltara ini.

Hal-hal yang dilakukan Hetifah sebagai anggota DPR RI Komisi X mengatakan bahwa tugas DPR RI ada tiga, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Baca: Rocky Gerung Sebut Dian Sastro Juga Gila, Saya Pembimbing Skripsinya

Sebenarnya tugas di DPR seputar tiga, legislasi, ya bikin peraturan-peraturan, terus kita masukan kepentingan Kaltim, kepentingan Kaltara kepada isi undang-undang. "Kalau undang-undangnya belum ada kita dorong, kalau belum dibuat. Kita juga bikin tim pengawasnya untuk pengawasan," jelasnya.

Untuk anggaran dan pengawasan, Hetifah selalu mendorong untuk mengarahkan anggaran dan kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan dapilnya, Kaltim dan Kaltara.

Baca: Parlemen Tuding Inggris Ikuti Trump

Kesemuanya itu papar Hetifah, termasuk ke dalam pengangkatan isu-isu perbatasan, pemerataan pendidikan, dan lain sebagainya sesuai dengan aspirasi masyarakat di Kaltim dan Kaltara pada bidang yang diayomi oleh Komisi X, yaitu Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, dan Perpustakaan. (*)

Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help