Home »

Opini

Opini

Abraham Samad dan Suara dari Bawah

Dia beralasan sudah kapok ikut-ikutan urusan copras capres, seperti yang dia lakukan pada 2014 lampau.

Abraham Samad dan Suara dari Bawah
TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, mengunjungi Kantor Tribun Kaltim, Kamis (12/4/2018) sore. 

Oleh: Teguh Usis, Jurnalis

“Minimal tiga suara akan saya berikan untuk beliau, Pak”. Begitu kata pengemudi taksi online yang membawa saya menembus keheningan dan lengangnya jalanan dari Depok menuju Bandara Soekarno-Hatta, pada sebuah subuh.

Obrolan santai sembari menahan kantuk dengan sang pengemudi - sebut saja namanya Asep – itu adalah sebuah perbincangan tentang nasib bangsa ini ke depan.

Awalnya, Asep terlihat enggan menanggapi pertanyaan saya soal siapa yang menurutnya pantas memimpin bangsa ini untuk periode 2019-2024.

Baca: Hari Konsumen Nasional 2018 Jatuh Hari Ini, Berikut Hal-hal yang Perlu Diketahui

Dia beralasan sudah kapok ikut-ikutan urusan copras capres, seperti yang dia lakukan pada 2014 lampau.

Dia beralasan, tak ada perubahan pada kehidupannya dan banyak orang yang dia kenal pasca-Pilpres 2014. “Yang ada juga hidup makin susah,” ujarnya kian bersemangat.

Lalu, saya sebutlah sejumlah nama yang digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2019. Karena survei Kedai Kopi baru saja dirilis sehari sebelumnya, wajar jika nama-nama hasil survei lembaga kajian politik milik Hendri Satrio itu yang saya jadikan rujukan.

Baca: 200 Karyawan Hotel di Balikpapan Ikuti Uji Kompetensi Kemenpar

Saya memang tak berfokus kepada nama calon presiden lantaran sejauh ini hanya dua nama yang acap diperbincangkan: Jokowi dan Prabowo.

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help