Surat Izin Pencabutan Pangkalan Wajo Jaya Indah Masih Diproses

Sanksi yang diberikan kepada pangkalan Wajo Jaya Indah ini adalah pencabutan surat izin pangkalan.

Surat Izin Pencabutan Pangkalan Wajo Jaya Indah Masih Diproses
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Tim sidak elpiji 3 kilogram ditemukan tumpukan gas yang disimpan di belakang rumah di pangkalan Wajo Jaya Indah, Selasa (10/4/2018). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) Kota Tarakan akhirnya memberikan sanksi tegas terhadap pangkalan Wajo Jaya Indah di Jalan Gajah Mada Kelurahan Karang Anyar Pantai, yang beberapa waktu lalu ditemukan melakukan penimbunan gas elpiji 3 kilogram.  

Sanksi yang diberikan kepada pangkalan Wajo Jaya Indah ini adalah pencabutan surat izin pangkalan.

Artinya agen gas elpiji 3 kilogram, tidak boleh lagi memberikan jatah atau kuota gas elpiji 3 kilogram kepada Hj Miskana selaku pemilik pangkalan Wajo Jaya Indah.

Baca: PKS Minta Jatah Cawapres, Prabowo Tak Punya Pilihan!

“Kita cabut surat izin pangkalannya. Namun surat izin pencabutan pangkalannya saat ini masih dalam proses. Sebab pihak kelurahan masih mencari siapa yang akan mengantikan pangkalan Wajo Jaya Indah. Dikhawatirkan surat pangkalan Wajo Jaya Indah dicabut, tidak ada yang melayani penjualan tabung gas elpiji 3 kilogram di wilayah tersebut,” ucap Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Tarakan, Tajuddin Noor, Jumat (20/4/2018).

Tajuddin mengungkapkan, sebenarnya untuk pencabutan surat izin pangkalan dapat dilakukan langsung oleh agen.

Pasalnya sebelum melakukan penjualan gas elpiji 3 kilogram, seluruh pemilik pangkalan telah menandatangani surat pernyataan untuk berjanji dan berkomitmen untuk tidak menimbun dan menjual gas elpiji 3 kilogram diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca: LIVE STREAMING - Persija Jakarta Vs PSIS, Tren Positif Terus Lanjut!

Sesuai surat keputusan Walikota Tarakan, HET gas elpiji 3 kilogram Rp 16.000 per tabung.

Halaman
123
Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help