Tak Lagi Dibiayai Pemkab Kukar, Anggaran Makan Minum di SMAN 3 Capai Rp 1,2 Juta per Orang

Adanya biaya makan minum ini berimbas pada berkurangnya peminat yang masuk ke sekolah unggulan ini.

Tak Lagi Dibiayai Pemkab Kukar, Anggaran Makan Minum di SMAN 3 Capai Rp 1,2 Juta per Orang
Tribun Kaltim/Rahmad Taufik
Kegiatan ekskul pramuka di SMAN 3 Unggulan Tenggarong Seberang. Uang makan selama di asrama dibebankan pada orangtua Rp 1,2 juta/bulan, sejak tidak didanai oleh Pemkab 

TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG - Uang makan minum pelajar SMAN 3 Unggulan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tak lagi didanai Pemkab Kukar, di samping kewenangan pengelolaan SMA dan SMK sudah berada di tangan Pemprov, juga kondisi keuangan Pemkab saat ini masih diterpa defisit.

Sehingga biaya konsumsi pelajar di asrama dilakukan secara mandiri atau dibebankan pada orangtua sebesar Rp 1,2 juta/orang.

Baca: Toyota Bocorkan Waktu C-HR Hadir di Balikpapan, Buruan Simak Biar Ngga Ketinggalan

Adanya biaya makan minum ini berimbas pada berkurangnya peminat yang masuk ke sekolah unggulan ini.

"Tahun ajaran baru kemarin kami hanya Menerim murid sebanyak 83 orang dari target atau kuota 100 orang.

Kalau dulu pendaftar berebut mau masuk ke sini, karena dulu biaya makan minum sudah difasilitasi Pemkab," kata Edi Handaka, Kepala SMAN 3 Unggulan Tenggarong Seberang, Jumat (20/4/2018).

Uang makan Rp 1,2 juta/orang hanya diberlakukan buat murid kelas X, sedangkan kelas XI dan XII dibebankan Rp 900 ribu/orang sesuai kesepakatan dengan orangtua pada tahun sebelumnya.

"Ini yang membuat jumlah pendaftar tahun ajaran baru kemarin sedikit karena ada uang makan Rp 1,2 juta," tutur Edi.

Baca: Kapolda Kaltim Serahkan Tongkat Komando kepada Kepala SPN Balikpapan yang Baru, Ini Sosoknya

Sekolah yang menerapkan sistem boarding school ini memiliki fasilitas asrama. Pelajar mendapat makan sebanyak 3 kali sehari. Khusus Sabtu dan Minggu tiap awal bulan, pelajar diperbolehkan pulang ke rumah.

Pada 2017 lalu, anggaran konsumsi pelajar SMAN 3 Unggulan dialokasikan sekitar Rp 2 miliar dari APBD Kukar. Anggaran ini diperuntukkan buat keperluan konsumsi SMAN 3 pada malam hari selama 129 hari sejak 23 Agustus 2017 lalu. Hasil konsultasi ke BPKP saat itu dibolehkan bagi Pemkab Kukar untuk menganggarkan biaya konsumsi SMAN 3, sepanjang Pemprov belum bisa menganggarkannya.

"Tahun lalu pihak pemprov melalui Dinas Pendidikan hanya memberikan beasiswa kepada seluruh murid kami sebesar Rp 1 juta sekian per orang. Tahun ini kami sudah mengajukan, namun belum disetujui berapa nanti yang kami peroleh," ucap Edi.

Baca: Mantan Suami Ayu Ting Ting Akui Status Anaknya, Wanita Ini Tagih Janji

Terkait pembiayaan listrik dan air yang sebelumnya pernah ditanggung Pemkab Kukar, pihak sekolah menggunakan dana Bosnas.

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved