Bagaimana Peluang Bangun Community Housing di Kota Minyak?

Hingga saat ini, Balikpapan tak memiliki Community Housing bagi pencari suaka atau pengungsi.

Bagaimana Peluang Bangun Community Housing di Kota Minyak?
TRIBUNKALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Sebanyak 152 pengungsi Rudenim Balikpapan melakukan unjuk rasa. Mereka berteriak dari ruang kamar pengungsi sambil mengangkat kertas bertuliskan protes, Jumat (20/4/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTM.CO, BALIKPAPAN - Mendapat fasilitas seperti Community Housing jadi salah satu tuntutan ratusan para warga Negara Asing (WNA) yang tingga di Rudenim Balikpapan.

Mereka mengaku bosan dan lelah berada di dalam tempat penampungan; lantaran merasa seperti di penjara, sebut mereka kepada wartawan beberapa waktu lalu. 

Berbeda dengan community housing yang berjalan di beberapa tempat di Indonesia. Para pencari suaka bisa bebas tanpa merasa di penjara, hingga mendapat uang saku setiap bulan. Hal itulah yang mereka inginkan. 

Kendati demikian, tak banyak Pemerintah Daerah yang mendukung hal tersebut. Kecemburuan sosial hingga penolakan kehadiran mereka oleh masyarakat jadi bahan pertimbangan. 

Baca juga:

Barcelona Justru Didera Kesedihan Usai Menjadi Juara Copa del Rey, Ada Apa?

Ungkap Penyebab Kebocoran Pipa Pertamina, Polda Himpun Keterangan Ahli

Marko Simic Dibidik Besiktas, Sang Agen Akhirnya Buka Suara

Gadis Ini Rela Tempat Duduknya Dipakai Lelaki Tua; Saat Ambil Sesuatu, Semua Orang Terperanjat

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help