Tragedi Tumpahan Minyak di Balikpapan

Pertamina Menghadapi Sanksi Administrasi, Yudi : Apapun Hasilnya dari KLHK, Kita Ikut Saja

Pertamina menghitung, ada 3.297 masyarakat yang diperiksa di 9 posko medis yang mereka bangun di 6 kelurahan di Balikapapan.

Pertamina Menghadapi Sanksi Administrasi, Yudi : Apapun Hasilnya dari KLHK, Kita Ikut Saja
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Agus dan kawan-kawannya usai melakukan bersih-bersih sampah dan cairan minyak di pemukiman warga RT 12 Kampung Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Nalendro Priambodo

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah menyiapkan sanksi administratif bagi Pertamina untuk memulihkan lingkungan hidup, akibat tumpahan minyak di Teluk Balikapapan.

Menghadapi sanksi tersebut, perseroan energi ini mengaku siap menerima apapun putusan yang dikeluarkan nanti.

"Apapun hasilnya dari KLHK, kita ikut saja, apakah sanksi administratif atau sanksi apa segala macam, yang jelas sumber (dugaan penyebab pipa bawah laut Pertamina putus, Nahkoda) MV Ever Judger (sudah ditetapkan) sebagai tersangka,"ujar Yudi Nugraha, Manager Comminication and CSR Pertamina Region Kalimantan, Sabtu (28/4/2018) sore.

Baca juga:

Mengenal Callind, Aplikasi Tandingan WhatsApp Karya Gadis Kebumen, Sempat Ditawar Ratusan Miliar

Diego Maradona Beri Kejutan Istimewa untuk Penggemar Belia Asal Kazakhstan

 
 

"Mau tidak mau, siap tidak siap harus mau. Kita ikutin aja sih,"katanya.

Sambil menunggu putusan tersebut, Yudi memaparkan, Pertamina sejak awal kejadian, terus berupaya menanggulangi dan memulihkan lingkungan yang tercemar tumpahan minyak bumi, termasuk usulan draft rencana pemulihan yang sudah dikomunikasikan dengan instansi lain.

"Sudah dibicarakan, bahkan di pemda, KLHK, dan Pemkot bersama dalam koordinasi di lingkungan di bawah LH (lingkungan hidup)," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help