Tragedi Tumpahan Minyak di Balikpapan

Pengacara Nakhoda MV Ever Judger: Saya Belum Bisa Kasih Statement Apapun

Tim pengacara menyerahkan penuh kewenangan penyidik untuk menetapkan apakah kliennya ditahan atau tidak.

Pengacara Nakhoda MV Ever Judger: Saya Belum Bisa Kasih Statement Apapun
Tribun Kaltim/Fachmi Rachman
Nakhoda MV Ever Judger ZD berjalan memasuki gedung Ditreskrim Polda Kaltim, Senin (30/4/2018). ZD akan menjalani pemeriksaan setelah ditetapkan sebagai tersangka putusnya pipa Pertamina region Kalimantan yang menyebabkan tercemarnya Teluk Balikpapan pada akhir Maret lalu. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Beny Lesmana, satu diantara tujuh kuasa hukum ZD (50) nakhoda MV Ever Judger yang ditetapkan sebagai tersangka, dugaan pencemaran lingkungan akibat putusnya pipa minyak mentah bawah laut Pertamina, yang diduga tersangkut jangkar kapal MV Ever Judger, mengaku masih mendalami kasus yang dihadapi kliennya.

"Ini masih di BAP, kami belum mendalami. Kalau materi lebih enak kalau di pengadilan, kalau sekarang masih tahap proses," ujar Beny di sela jeda pemeriksaan perdana kliennya di Direskrimsus Polda Kaltim, Senin (30/4/2018) sore.

Pemanggilan kali pertama ZD, menyusul ditetapkannya nakhoda berkebangsaan Tiongkok ini sebagai tersangka, Kamis (26/4/2018) lalu.

Paska itu, Benny mengaku, belum banyak bicara dengan kliennya, namun terus mengamati perkembangan berita di media, dan mendengarkan keterangan sejumlah saksi.

Baca juga:

Pemeriksaan kali ini masih seputar administrasi, dan menggali sejumlah keterangan lanjutan tentang kronologi sebelum kejadian.

Lantaran masih berproses dan terus berkembang, Beny enggan berkomentar lebih jauh, terkait sangkaan polisi pada klienya.

"Saya masih belum bisa kasih statement apapun, kalau masih di BAP, kalau di pengadilan semua sudah jelas, ada saksi dan ahli,"ujarnya.

Tim pengacara menyerahkan penuh kewenangan penyidik untuk menetapkan apakah kliennya ditahan atau tidak. 

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help