Jangan Lagi Suka Menunda-nunda Sarapan, Begini Akibatnya

Banyak orang yang terbiasa sarapan siang-siang, atau populer disebut brunch. Alasannya beragam.

Jangan Lagi Suka Menunda-nunda Sarapan, Begini Akibatnya
POPSUGAR.COM.AU
Ilustrasi seorang wanita mengonsumsi oatmeal saat sarapan 

TRIBUNKALTIM.CO - Banyak orang yang terbiasa sarapan siang-siang, atau populer disebut brunch. Alasannya beragam. Mungkin karena tidak sempat, bangun kesiangan, takut terlambat tiba di tempat tujuan, atau karena belum nafsu saja kalau harus makan pagi.

Ada pula yang menyantap brunch sebagai pengganjal lapar di antara waktu sarapan dan makan siang. Katanya, sarapan siang-siang bisa membantu menurunkan berat badan karena kita masih merasa kenyang ketika waktu makan selanjutnya tiba, sehingga porsi makan pun berkurang.

Benarkah seperti itu?

Menu brunch biasanya tidak terlalu berat seperti makanan utama, tapi juga bukan termasuk camilan. Yang biasanya disantap saat sarapan siang-siang adalah mie ayam, gado-gado, telur, hingga ketoprak.

Beberapa orang mungkin saja makan bubur atau nasi uduk komplit meski sudah siang. Sejumlah restoran juga menyajikan menu brunch ala Barat, seperti pancake, wafel, omelet, hingga burger dan pasta.

Brunch sebenarnya bisa membantu diet, asalkan… Ketika membicarakan baik buruknya sarapan siang, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Mulai dari jenis menu, porsinya, waktu makannya, dan apa tujuannya.

Misalnya, menjadikan brunch sebagai selingan antara makan pagi dan makan siang. Karena sebelumnya sudah sarapan, porsi brunch harusnya lebih sedikit dari makan berat biasanya — hanya sekadar untuk mengganjal perut dulu.

Ketika nanti makan lagi, maka seseorang akan cenderung menyantap makanan dalam porsi yang lebih sedikit. Pola makan teratur seperti ini tentu baik untuk yang sedang diet menurunkan berat badan, juga baik untuk mempertahankan energi dan gula darah yang stabil.

Meski begitu, kita juga perlu memperhatikan menu makanannya. Pilihlah menu makanan tinggi serat, protein, karbohidrat, dan lemak sehat yang bisa membuat cepat kenyang, misalnya salad sayuran, roti gandum lapis dengan topping irisan alpukat dan telur, atau oatmeal (bubur havermut).

Dengan begitu, kita akan merasa kenyang lebih lama sehingga makan lebih sedikit saat makan siang nanti. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi camilan rendah lemak sebelum makan berat dapat mengurangi jumlah makanan dan asupan kalori yang dikonsumsi.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help