Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pangkalan Diminta Tahan 50 Persen Jatah

Dalam pertemuan ini, para pangkalan diminta untuk menahan 50 persen jatah untuk pengecer dan sisanya untuk melayani masyarakat.

Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pangkalan Diminta Tahan 50 Persen Jatah
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Pertemuan Diskukmperindag dengan pangkalan elpiji di Kabupaten PPU, Kamis (3/5/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Koperasi,  UKM,  Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar pertemuan dengan pangkalan tabung elpji 3 kg,  di Aula Lantai III Kantor Bupati,  Kamis (3/5/2018).

Dalam pertemuan ini, para pangkalan diminta untuk menahan 50 persen jatah untuk pengecer dan sisanya untuk melayani masyarakat. 

Kabid Perdagangan,  Diskukmperindag PPU,  Rusli mengatakan,  keputusan untuk menahan jatah 50 persen agar masyarakat bisa membeli elpiji dengan HET Rp 20 ribu. 

Baca: Tanpa Top Skorer, Inilah 3 Pemain Andalan Persib Bandung Hadapi Madura United

Karena setelah elpiji dijual melalui pengecer maka harga akan lebih mahal. 

Bahkan menurut Rusli, ada temuan di lapangan bahwa harga elpiji melalui pengecer bisa sampai Rp 27 ribu. 

"Saya temukan banyak pengecer jual dengan harga itu.  Kasihan masyarakat kalau membeli cukup mahal, " katanya. 

Baca: Megapungli Palaran, di PN Samarinda Bebas, Sampai MA Abun Divonis 10 Tahun Penjara!

Ia mengatakan bila elpiji ini ditahan 50 persen dari jatah dari agen maka warga bisa membeli langsung melalui pangkalan. 

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help