Petani dan Nelayan Muara Jawa Blokade Sungai Dondang

Lima orang aktivis bergelantungan di bawah jembatan untuk membuka bentangan spanduk raksasa itu.

Petani dan Nelayan Muara Jawa Blokade Sungai Dondang
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK
Koalisi masyarakat anti mafia tambang dan sawit menggelar aksi blokade sungai Dondang di Muara Jawa, Sabtu (5/5/2018). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Rahmad Taufik

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Koalisi petani dan nelayan anti mafia tambang dan sawit Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melakukan aksi blokade Sungai Dondang, tepat di bawah Jembatan Dondang, Sabtu (5/5/2018).

Bersama sejumlah aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, mereka membentangkan spanduk raksasa bertuliskan Tambang Tunggangi Pilkada Serentak.

Lima orang aktivis bergelantungan di bawah jembatan untuk membuka bentangan spanduk raksasa itu.

Baca: Nikita Mirzani Lakukan Operasi Miss V, Ini 7 Fakta Seputar Vaginoplasty

Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang mengatakan, aktivitas tambang merampas dan merusak lahan pertanian produktif milik warga.

"Ada 22 IUP (Izin Usaha Pertambangan) yang tumpang tindih dengan sawit," kata Rupang.

Bahkan, lanjutnya, aktivitas pertambangan ini merampas lahan pertanian seluas 2.000 hektare.

Baca: Cari Hiburan Bareng Si Kecil ke Mal? Jangan Terlalu Sering Ya Moms, Ini 5 Efek Negatifnya!

"Aksi blokade sungai Dondang ini menjadi aksi simbolis perlawanan rakyat terhadap kegiatan tambang yang membuat warga Muara Jawa menderita," tuturnya.

Baca: Berkali-kali Menteri Susi Bilang Wagub DKI Jakarta Ngawur, Apa Sih yang Dilakukan Sandiaga?

Aksi blokade ini sebagai bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang terus bergantung pada sumber energi kotor batubara dan sawit.

Baca: RESEP - Sapo Tahu Jamur, Kuah Gurih dan Lezatnya Bikin Makan Semakin Mantap!

Ada 50 perahu warga dikerahkan dalam aksi blokade sungai agar kapal tongkang batubara tidak bisa melintas. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help