Nursiah Tertangkap Simpan Sabu di Bra

Kemudian dilakukan penggeledahan barang bawaannya. Saat itu ditemukan barang bukti awal satu bungkus plastik ukuran besar

Nursiah Tertangkap Simpan Sabu di Bra
istimewa
Nursiah Maradang binti Maradang (44) bersama barang bukti yang diamankan di Mapolres Nunukan 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Nursiah Maradang binti Maradang (44) berupaya menyembunyikan sabu yang dibawanya untuk menghindari buruan aparat di perbatasan Republik Indonesia- Malaysia.

Narkotika golongan I jenis sabu yang dibawanya dari Tawau Negara Bagian Sabah, Malaysia itu dikemasnya sedemikian rupa lalu dilakban. Setelah itu, sabu yang telah rapi tersebut disimpannya dalam bra yang dikenakannya.

Namun karena kesigapan aparat, diapun tak lolos saat baru tiba di Pelabuhan Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Sabtu (5/5/2018) sore lalu.

"Dari tersangka diamankan tiga bungkus plastik ukuran besar berwarna transparan yang diduga berisi narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto 125 gram, lakban coklat, paspor milik tersangka, dua unit telepon seluler merk Nokia dan Oppo, kartu tanda penduduk serta uang tunai Rp 700.000 dan pecahan ringgit Malaysia RM 20," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Nunukan, Iptu Muhammad Karyadi, Senin (7/5/2018).

Penangkapan ibu rumah tangga, warga Jalan Tanre Assona, Kelurahan Padakkalawa, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan itu berawal saat personel Satuan Reserse Narkoba Polres Nunukan mendapatkan informasi, jika ada seorang wanita yang sedang membawa sabu akan berangkat ke Kota Tarakan. Wanita itu rencanaya menumpang speedboat tambahan dari Sebatik ke Tarakan.

"Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan personel Polsek Sebatik Timur yang berada di pelabuhan speedboat untuk back up," ujarnya.

Polisi lalu mengamankan Nursiah setelah memastikan ciri- cirinya seperti yang diinformasikan masyarakat.

"Kemudian dilakukan penggeledahan barang bawaannya. Saat itu ditemukan barang bukti awal sebanyak satu bungkus plastik ukuran besar yang diduga berisi narkotika golongan I jenis sabu yang disimpan di tempat duduk terlapor saat berada di speedboat," ujarnya. Dia menyebutkan, Polisi sempat melihat tersangka mengeluarkan satu bungkus sabu yang dilakban berwarna coklat dari tasnya.

Setelah itu Polisi kembali mengamankan satu bungkus sabu yang juga tersimpan dalam tas. "Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke Mako Polsek Sebatik Timur dan dilakukan penggeledahan badan oleh Polwan. Dari hasil geledah badan ditemukan satu bungkus plastik yang diduga berisi sabu dan dilakban warna coklat yang disimpan di badan atau di dalam bra terlapor," ujarnya. (*)

BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN
* Tiga bungkus plastik ukuran besar transparan diduga sabu berat bruto 125 gram
* Lakban coklat
* Paspor milik tersangka
* Dua unit telepon seluler merk Nokia dan Oppo
* Kartu tanda penduduk
* Uang tunai Rp 700.000
* Pecahan ringgit Malaysia RM 20

Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help