Edisi Cetak Tribun Kaltim

Miris. . . Fasilitas Kesehatan Minim, Warga Perbatasan Berobat ke Malaysia

Fasilitas layanan kesehatan terus dibangun di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara).

Miris. . . Fasilitas Kesehatan Minim, Warga Perbatasan Berobat ke Malaysia
TRIBUNKALTIM.CO/NIKO RURU
Ilustrasi - Wilayah Krayan yang masih jauh tertinggal di pedalaman Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Fasilitas layanan kesehatan terus dibangun di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara).

Tenaga kesehatan bertambah begitu pula alat‑alat kesehatan yang terus memenuhi puskesmas di Pulau Sebatik.

Pemerintah bahkan membangun Rumah Sakit Pratama untuk semakin meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat perbatasan.

Namun, upaya pemerintah meningkatKan pelayanan kesehatan tak bisa membendung keinginan warga perbatasan, khususnya di Pulau Sebatik memanfaatkan fasilitas kesehatan di Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Baca: Isu Neymar Pindah ke Real Madrid Makin Kencang, Ini yang Dilakukan Presiden Barcelona

Menurut sebagian warga perbatasan, fasilitas dan pelayanan di rumah sakit di Tawau lebih memadai, dan akses menuju ke rumah sakit juga lebih dekat.

Hal ini menjadi pertimbangan warga yang mengalami sakit parah untuk berobat ke Tawau.

Adi, seorang warga Pulau Sebatik kepada Tribun Kaltim menuturkan, tidak sedikit warga yang masih memilih memanfaatkan pelayanan kesehatan di Tawau daripada harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

Dia menceritakan, ada seorang ibu yang sakit keras terpaksa harus dilarikan ke Tawau saat malam hari.

Halaman
1234
Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help