Yusril Memandang Ada Kejanggalan dalam Putusan PTUN Menolak Gugatan Hizbut Tahrir Indonesia

"Saya jujur kemarin bingung. Mau mengadili surat keputusan apa mengadili buku bacaan? Ini aneh buat saya," urainya.

Yusril Memandang Ada Kejanggalan dalam Putusan PTUN Menolak Gugatan Hizbut Tahrir Indonesia
WARTA KOTA
Yusril Ihza Mahendra 

TRIBUNKALTIM.CO - Putusan hakim pengadilan tata usaha negara (PTUN) Jakarta yang menolak gugatan dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dapat sepenuhnya diterima oleh pihak HTI.

Alasannya, terdapat beberapa kejanggalan dalam putusan tersebut.

Kuasa hukum HTI, Yusril Ihza Mahendra menjabarkan beberapa hal janggal yang menjadi pertimbangan hakim.

Pertama, kata dia, hakim terlalu banyak mengambil kutipan ahli dari pihak tergugat.

Baca juga:

Jose Mourinho Akhirnya Putuskan Lepas Anthony Martial dan Merelakannya Menyeberang ke Italia

Evan Dimas dan Ilham Udin Berpeluang Kembali ke Bhayangkara FC, Ada Apa dengan Selangor FA?

Bobol Rumah Kerabat, Begini Nasib Sidik Sekarang . . .

Nilai Dolar Tembus Rp 14.000, Petinggi Kadin: Menyenangkan Buat Eksportir, Pahit Buat Importir

Padahal, jika dilihat lebih jauh, nama Azyumardi Azra, Zudan Arif Fakrullah, dan Yudian Wahyudi adalah orang yang memiliki kedekatan dengan pemerintah.

Halaman
123
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help