Jelang Puasa Mulai Hari Ini Tempat Hiburan Malam Ditutup

Pengusaha restoran, rumah makan, warung makan dan minum dan kafe, agar siang hari wajib memasang penutup.

Jelang Puasa Mulai Hari Ini Tempat Hiburan Malam Ditutup
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Plt Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Dalam menjaga kekhusyukan umat muslim menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan dan Hari Idul Fitri, Pemkot Tarakan telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada tempat hiburan, restoran, rumah makan, warung, kafe, panti pijat dan permainan ketangkasan bola biliar dan usaha jenisnya.

Di dalam surat edaran tersebut telah disebutkan bagi pengusaha restoran, rumah makan, warung makan dan minum dan kafe, agar siang hari wajib memasang penutup dengan kain atau tirai, tempat usahanyya agar tidak terlihat langsung dari luar.

Bagi pemilik atau pengelola rumah permainan ketangkasan bola biliar atau bola sodok hanya diperbolehkan beroperasional dari pagi hingga sore hari.

Baca: Masyarakat Berau Dukung Polri, Lawan Terorisme!

Yakni ini mulai pukul 09.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita.

Sedangkan bagi pemilik panti pijat, usaha spa, klub malam, diskotik, Pub, Bar dan Karoke wajib tutup total mulai dua hari sebelum Bulan Suci Ramadhan 1439 H atau sejak tanggal 14 Mei 2018 sampai dengan dua hari setelah bulan suci Ramadhan atau 16 Juni 2018.

Plt Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengungkapkan,  surat edaran yang telah dibagikan ini telah diatur di dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2002 Tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan Kota Tarakan.

Baca: Bubuhkan Tanda Tangan, Masyarakat Kaltara Tidak Takut Teroris

“Diimbau kepada masyarakat Tarakan untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan dan menganggu ketertiban umum. Diantaranya, membuat memperdagangkan dan menyembunyikan segala jenis petasan dan kembang api serta alat permainan yang dapat membahayakan. Termasuk menyembunyikan leduman atau meriam bamboo, serta melakukan balapan liar,” ungkapnya, Minggu (13/5/2018).

Pria yang akrab disapa Arief mengatakan, di kegiatan ini pengawasan dan pengendalian dilaksanakan oleh tim terpadu yang dilakukan langsung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan.

“Bagi mereka yang tidak mengindahkan surat edaran ini, tentunya akan diberikan sanksi sesuai aturan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jadi kami mengharapkan masyarakat mematuhi peraturan yang telah ditentukan ini,” ujarnya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help