Tragedi Mako Brimob, Ratusan Warga Kutim Ikut Belasungkawa

Sedikitnya ada 30 karangan bunga yang berbaris di depan lobi hingga ke bagian kiri dan kanan bangunan Polres Kutim.

Tragedi Mako Brimob, Ratusan Warga Kutim Ikut Belasungkawa
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Warga membubuhkan tanda tangan sebagai ungkapan belasungkawa atas insiden di makobrimob Kelapa Dua 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ungkapan belasungkawa terhadap insiden di rumah tahanan Brimob Kelapa Dua juga dirasakan masyarakat Kabupaten Kutai Timur.

Minggu (13/5/2018) pagi, warga beramai-ramai membubuhkan tanda tangan ungkapan duka pada spanduk yang dibentang di kawasan Folder Ilham Maulana, yang merupakan kawasan berkumpul masyarakat untuk berolahraga.

Mereka mengaku bersimpati terhadap insiden tersebut dan terus mendukung Polri dalam memberantas aksi terorisme.

Tak hanya itu, sejak Sabtu (12/5), halaman Makopolres Kutim juga dipadati ucapan belasungkawa dalam bentuk karangan bunga.

Sedikitnya ada 30 karangan bunga yang berbaris di depan lobi hingga ke bagian kiri dan kanan bangunan Polres Kutim.

Baca juga:

MUI Samarinda Tegaskan Transaksi Penukaran Uang di Tepi Jalan Hukumnya Haram

Jadi Pemberitaan Media Internasional, Jokowi Disebut Butuh Uang dari Tiongkok untuk Menangkan Suara

Pawai 1.000 Obor Sambut Ramadhan; Jaga Tradisi Leluhur, Bawa Pesan Perdamaian

Amankan 1 Poin di Laga Krusial, Klub Egy Maulana Vikri Lolos dari Jerat Degradasi

“Kami berterima kasih sekali pada warga yang sudah bersimpati dengan mengirimkan karangan bunga maupun membubuhkan tanda tangan dukungan bagi Polri. Insiden aksi terorisme yang membuat enam anggota Polri gugur tak akan menyurutkan langkah kami untuk membasmi segala bentuk terorisme yang ada,” ungkap Kapolres AKBP Teddy Ristiawan yang ikut hadir dalam momen tanda tangan belasungkawa di area folder.

Seperti diketahui, Kamis 10 Mei lalu, 150 narapidana terorisme melakukan aksi pemberontakan di Mako Brimob Kelapa Dua.

Mereka bahkan sempat menguasai senjata api milik aparat dan membobol ruang barang bukti, sebelum akhirnya menyerahkan diri. Dalam aksi tersebut, enam anggota polisi gugur akibat kekerasan yang terjadi. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help