Check In Dua Jam Sebelum Berangkat Upaya Kurangi Penumpukan Penumpang di Ruang Tunggu

Bandara Juwata Tarakan meminta Lion Air membuat spanduk informasi check in, karena Lion Air ini paling banyak rutenya

Check In Dua Jam Sebelum Berangkat Upaya Kurangi Penumpukan Penumpang di Ruang Tunggu
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Inilah ruangan tunggu keberangkatan penumpang di terminal Bandara Juwata Tarakan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Perayaan Idul Fitri, Bandara Juwata Tarakan melakukan peningkatan pelayanan yang nyaman dan aman bagi penumpang, yang berada di ruangan check in dan ruang tunggu keberangkatan.

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Bandara Juwata Tarakan, Ruslan mengungkapkan, pihaknya meningkatkan pelayanan di ruang check in dan di ruangan tunggu keberangkatan penumpang, karena berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya setiap Ramadan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri terjadi lonjakan penumpang.

"Nah kalau terjadi lonjakan penumpang, biasanya di ruang check in calon penumpang itu menumpuk. Tentunya calon penumpang yang ingin check in agak kesulitan. Oleh karena itu agar tidak menumpuk, kami minta kepada maskapai penerbangan khususnya Lion Air untuk membuat spanduk informasi agar dua jam sebelum keberangkatan melakukan check in," ungkapnya, Senin (14/5/2018).

Bandara Juwata Tarakan meminta Lion Air membuat spanduk informasi check in, karena Lion Air ini paling banyak rutenya, sehingga jumlah penumpangnya juga paling banyak. Maskapai penerbangan lainnya, seperti Batik Air, Sriwijaya Air, Express Air, dan Garuda Indonesia.

Ruslan berharap dengan adanya spanduk informasi check in ini Lion Air dapat mengurangi penumpukan calon penumpang di ruang check in keberangkatan, sehingga memberikan kenyamanan bagi penumpang.

Tak hanya itu, kata Ruslan, ia juga telah memerintahkan kepada cleaning service untuk lebih rajin lagi membersihkan ruangan tunggu penumpang dan toilet, agar penumpang benar-benar merasa nyaman saat berada di ruangan tunggu keberangkatan penumpang.

Menurut Ruslan, hari biasanya jumlah penumpang yang lewat di Terminal Bandara Juwata Tarakan antara 2.000 hingga 3.000 orang. Saat Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri, diprediksikan terjadi lonjakan penumpang antara 5 sampai 10 persen.

"Kita prediksikan terjadi lonjakan penumpang, karena kita antisipasi penumpang yang dari Nunukan dan Tanjung Selor. Sebab di dua daerah ini meskipun sudah ada pesawat ATR 42 yang rutenya dari Balikpapan ke Nunukan (PP) begitu pula rute dari Balikpapan ke Tanjung Selor (PP), pastinya tidak akan cukup melayani penumpang, karena seat pesawat hanya 42 hingga 45 seat. Kalau tidak terlayani pastinya penumpang dari Nunukan dan Tanjung Selor akan lewat Bandara Juwata," ungkapnya.(*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help