Ribuan Botol Miras Sitaan Polres Berau 'Digiling' dengan Alat Berat

penyitaan dan pemusnahan miras ini perlu dilakukan, pasalnya, konsumsi miras kerap menimbulkan gangguan keamanan

Ribuan Botol Miras Sitaan Polres Berau 'Digiling' dengan Alat Berat
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Pemusnahan ribuan botol miras yang diamankan dari berbagai lokasi di Kbaupaten Berau 

TRIBUNKALTIM.CO Polres Berau bersama Pemkab dan DPRD disaksikan oleh Kejaksaan Negeri Berau, Senin (14/5/2018) memusnahkan ribuan minuman keras (miras) di halaman Mapolres.

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono yang memimpin langsung pemusnahan ribuan boto miras itu mengatakan, minuman beralkohol tersebut diamankan dari berbagai lokasi.

Menurutnya, penyitaan dan pemusnahan miras ini perlu dilakukan, pasalnya, konsumsi miras kerap menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Baca: Kualitas dan Debit Air PDAM Menurun, Ternyata Ini Penyebabnya

“Terlebih lagi menjelang bulan puasa, dalam konteks ini, kita semua harus ikut serta menciptakan suasan yang nyaman dan damai, agar umat muslim bisa menjalankan ibadah yang nyaman dan damai,” tegasnya.

Jajaran Polres Berau, kata Sigit, akan terus melakukan pengamanan dan pengawasan sepanjang bulan Ramdahan, guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Salah satu bentuk tindakan konkretnya dengan memberantas berbagai macam bentuk peyakit masyarakat (pekat), ditandai dengan pemusnahan minuman keras,” ujarnya.

Baca: Sama Seperti Bom Gereja di Surabaya, Pelaku Ledakan Bom di Rusun Wonocolo Juga Satu Keluarga

“Minuman keras merupakan pemicu terjadinya tindak pidana kriminal. Pengaruh minuman keras sangat luar biasa, merusak tatanan moral masyarakat yang meresahkan dan berpotensi menyebabkan gangguan stabilitas keamanan di lingkungan kita,” katanya lagi.

Dalam kesempatan ini, Kapolres mengajak masyarakat, untuk bersama-sama aparat keamanan memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat. Terutama menjelang bulan puasa maupun dalam perayaan-perayaan agama lainnya.

Polisi memusnahkan 2.700 botol minuman buatan pabrik berbagai merek, mulai dari golongan A dengan kadar alkohol 5 persen, golongan B dengan tingkat alkohol 20 persen dan miras golongan C berkadar alkohol hingga 40 persen.

Baca: Netizen Syok Melihat Foto Keluarga Dita, Begini Peran Enam Anak Beranak Itu dalam Bom Gereja

Polisi juga memusnahkan 1.158 botol miras tradisional, berupa tuak. Pemusnahan dilakukan dengan melindas ribuan botol miras itu dengan alat berat. Dalam kesempatan ini, Ketua DPD Berau, Syarifatul Syadiah bersama tokoh masyarakat dan Kejaksaan Negeri Tanjung Redeb, ikut memusnahkan botol-botol berisi miras.

Syarifatul juga mengimbau masyarakat agar menjauhi narkoba dan miras, yang menurutnya dapat mempengaruhi kesadaran mereka yang mengonsumsinya, sehingga bisa saja bertindak di luar batas dan berkonsekuensi berhadapan dengan masalah hukum.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help