Teror Bom Terjadi Berturut-turut Jelang Puasa, Begini Prediksi Sektor Pariwisata di Indonesia

Dalam satu minggu ini terjadi teror di dua kota besar sekaligus, yaitu Jakarta dan Surabaya. Sektor pariwisata dipastikan

Teror Bom Terjadi Berturut-turut Jelang Puasa, Begini Prediksi Sektor Pariwisata di Indonesia
(VOA/Arif Budiman)
Sebuah bus double decker berada di pelataran parkir Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC dalam rangka peluncuran Kampanye Pariwisata Wonderful Indonesia, Jumat 6 Oktober 2017. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam satu minggu ini terjadi teror di dua kota besar sekaligus, yaitu Jakarta dan Surabaya.

Sektor pariwisata dipastikan turun, terlebih menghadapi low season disaat puasa.

“Kita sangat khawatir pasca kejadian teror-teror ini. Bulan puasa itu low season juga ya, pasti akan terjadi penurunan-penurunan yang tidak bisa kita hindari,” ujar Asnawi Bahar, Ketua Umum Asosiasi Agen Tour Travel Indonesia (ASITA), saat dihubungi KompasTravel, Minggu (13/5/2018).

Kemungkinan terjeleknya, akan ada travel warning ke Indonesia dari negara-negara yang sangat memerhatikan keamanan wisatawannya.

Menurut Asnawi, negara yang paling sering mengeluarkan travel warning perihal keamanan teror ialah Amerika Serikat, beberapa negara Eropa, dan Australia.

“Berdasarkan pengalaman, akan terjadi penurunan tetapi tidak banyak, sekitar tiga sampai persen, kalau proses recovery-nya benar dan cepat,” tutur Asnawi.

Namun, penurunan tersebut sangat bergatung pada bagaimana proses rekondisi keamanan oleh berbagai pihak.

Mulai dari para penggiat industri pariwisata hingga pemerintah.

“Penurunannya tergantung bagai mana kita berikan informasi pada dunia internasional, bahwa kita bisa cepat meyelesaikan ini dengan meminimalisir dampaknya, dan kita harapkan kejadian ini tidak terjadi di tempat lain,” terang Asnawi.

ASITA imbau jangan ada pembatalan Pasca teror ataupun bencana, menurut Asnawi tidak ada pembatalan dari pihak biro travel.

Halaman
12
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help