Dinas ESDM Minta PLN Jaga Kehandalan Pembangkitnya Hadapi Dua Kali Beban Puncak saat Ramadhan

Konsumsi listrik saat bulan Ramadhan nanti bakal dua kali mencapai beban puncak.

Dinas ESDM Minta PLN Jaga Kehandalan Pembangkitnya Hadapi Dua Kali Beban Puncak saat Ramadhan
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Perbaikan jaringan kelistrikan di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Konsumsi listrik saat bulan Ramadhan nanti bakal dua kali mencapai beban puncak.

Pertama, saat malam hari sekitar pukul 18.00 sampai dengan pukul 00.00.

Kedua, puncak konsumsi listrik akan mencapai puncaknya di kisaran pukul 24.30 hingga pukul 05.30 pagi.

Sehubungan hal tersebut Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kalimantan Utara mengklaim sudah ada instruksi dari Gubernur kepada PT PLN agar memaksimalkan suplai listrik di jam-jam tersebut.

Baca: Dongkolnya Ustaz Abdul Somad, Video Ceramah Bom Bunuh Diri Dipotong lalu Dituduh Begini

Kepala Bidang Kelistrikan Dinas ESDM Yosua Batara Payangan menjelaskan, PT PLN di semua wilayah pelayanan di Kalimantan Utara sudah diintruksikan menjaga kehandalan pembangkitnya. PLN diminta menghindari byar pet.

"Kita sudah koordinasikan dengan PLN agar jam-jam berbuka puasa hingga ibadah malam hari dan dini hari itu dimaksimalkan. Waktu-waktu krusial itu perlu disiapkan dengan baik" katanya.

Beban puncak konsumsi listrik di Kalimantan Utara mencapai 68,52 Mega Watt.

Baca: Polisi Temukan Buku Panduan Teroris Saat Menyamar Jadi Warga Biasa, Bacanya Ngeri

Beban itu kata Yosua masih bisa dipenuhi seluruh pembangkit yang ada.

Selain malam hari, PLN juga tetap diminta menjaga suplai listriknya pada siang hari khususnya pada jam-jam kerja kantor instansi pemerintah/vertikal dan perusahaan swasta. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help