Hasil Uji Petik, Dua Kapal Penumpang Masih Laik Beroperasi

Pihaknya pun akan segera memberikan hasil rekomendasi kepada pihak pengelola kapal guna dapat dilengkapi.

Hasil Uji Petik, Dua Kapal Penumpang Masih Laik Beroperasi
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan RI melakukan uji petik terhadap armada laut angkut penumpang di pelabuhan Samarinda, jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kaltim, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI melakukan uji petik terhadap armada laut angkut penumpang di pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kaltim, Selasa (15/5/2018).

Uji petik atau uji kelaikan kapal angkut penumpang itu dilakukan di dua kapal yakni Pantokrator dan Aditya, yang melayani perjalanan menuju Parepare.

Kendati terdapat temuan yang harus dilengkapi oleh pengelola kapal, namun dua kapal tersebut laik untuk mengangkut penumpang pada arus mudik Lebaran mendatang.

"Kita lakukan pengecekan di semua unsur kapal. Terdapat lima orang tim kami yang melakukan pemeriksaan, guna menjamin keselamatan berlayar," ucap Kasubid Pencegahan dan Pencemaran, Capt Jaja Suparman, Selasa (15/5/2018).

"Sebenarnya ada tiga kapal, namun satu kapal masih dalam perawatan di galangan. Untuk dua kapal ini masih laik dan dapat digunakan pada pengangkutan penumpang dan barang pada arus mudik mendatang," tambahnya.

Pihaknya pun akan segera memberikan hasil rekomendasi kepada pihak pengelola kapal guna dapat dilengkapi.

"Setelah ini kami akan ke Balikpapan, melakukan pemeriksaan ke kapal-kapal di sana," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal, KSOP Samarinda Capt M Ridha R menuturkan, uji petik tersebut dilakukan setiap tahun sekali untuk mengecek kesiapan armada kapal penumpang dam barang dalam menghadapi arus mudik lebaran.

"Jadi semua dicek, guna keamanan penumpang dan keselamatan berlayar," terangnya.

"Kesimpulannya, dua kapal laik, dan satu kapal belum dicek karena masih perawatan di galangan," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help