Kejari Hentikan Pengusutan Kasus Pengadaan Alat Ukur Kualitas Udara BLH Samarinda

Lantas, apakah keputusan Kejari Samarinda menghentikan penanganan proyek tersebut karena sudah dilakukan pengembalian kerugian negara?

Kejari Hentikan Pengusutan Kasus Pengadaan Alat Ukur Kualitas Udara BLH Samarinda
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda ternyata telah menghentikan pengusutan proyek pengadaan barang di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Samarinda. Pengadaan yang pernah diusut Kejari Samarinda antara lain, alat ukur kualitas udara dan alat ukur kualitas air. Perkara ini pernah diselidiki tahun 2016 lalu, kini sudah dihentikan prosesnya. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda ternyata telah menghentikan pengusutan proyek pengadaan barang di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Samarinda.

Pengadaan yang pernah diusut Kejari Samarinda antara lain, alat ukur kualitas udara dan alat ukur kualitas air. Perkara ini pernah diselidiki tahun 2016 lalu, kini sudah dihentikan prosesnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Samarinda, Johansen Silitonga mengatakan, untuk perkara itu sudah dihentikan sebelum ia menjabat Kasi Pidsus di Samarinda.

 

"Sudah di-close. Itu sudah lama sebelum saya disini," kata Johansen kepada Tribun, setelah mengecek dokumen perkara yang pernah dihentikan tahap penyelidikan dan penyidikan, di Kantor Kejari Samarinda, Selasa (15/5/2018).

Lantas, apakah keputusan Kejari Samarinda menghentikan penanganan proyek tersebut karena sudah dilakukan pengembalian kerugian negara?

Pasalnya, dari data yang dilaporkan LSM disebutkan, bahwa disinyalir ada kelebihan pembayaran dan diduga terindikasi fiktif.

Halaman
12
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help