Berita Video

Gubernur Awang Faroek Berikan Penjelasan Terkait Pemanggilan Panwaslu Balikpapan

Hal itupun disebut Awang seudah klir antara kedua belah pihak, sesuai dengan klarifikasi yang ia lakukan kemarin siang tersebut.

Gubernur Awang Faroek Berikan Penjelasan Terkait Pemanggilan Panwaslu Balikpapan
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Awang Faroek Ishak 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Gubenur Kaltim, Awang Faroek ikut menjawab terkait pemanggilan dirinya oleh Panwaslu Balikpapan di Kantor Bawaslu Kaltim kemarin, Selasa (15/5/2018). Hal ini ia sampaikan saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (16/5/2018).

Disebutnya, persoalan pemanggilan tersebut, hanyalah soal miskomunikasi antara Panwaslu dengan dirinya.

Hal itupun disebut Awang seudah klir antara kedua belah pihak, sesuai dengan klarifikasi yang ia lakukan kemarin siang tersebut.

“Itu miskomunikasi saja,” ucapnya.

Baca Juga :

Desk Pemilu Diminta Antisipasi Anjloknya Jumlah Pemilih

Irianto Setuju Bandar Narkoba Dihukum Mati, Ini Kata Kapolda

Pemkot Balikpapan Sidak Pasar, Cek Harga Jelang Ramadan

Dikonfirmasi lanjut, Awang pun menyatakan beberapa hal yang disebutnya menjadi alasan bagi Panwaslu memanggil dirinya.

Hal itu terkait sosialisasi Pilkada, yang dilakukan dengan menggunakan penjelasan angka 1,2,3 dan 4.

“Saya membantu KPU untuk menggunakan hak pilih. Bagaimana cara praktis bagi masyarakat. Kan ada 13 tahapan, itu terlalu panjang kalau saya harus utarakan sampai 13 tahapan. Mulai dari tunjukkan KTP segala macam. Saya singkat. Begitu sudah dapat surat suara, dari KPU, pertama buka. Kedua, coblos, ketiga lipat lagi, keempat masukkan,” ucap Awang.

Ia pun menyatakan hal itu tidaklah melanggar karena tidak menggunakan gambar paslon apapun ketika mensosialisasikan hal tersebut.

“Apa salah itu ? Urutannya. Coba kalau kita terima buka surat suara.  Kecuali kalau saya pakai ada gambar di sana. Kan itu kertas kosong. Kewajiban saya sebagai Gubernur sosialisasikan Pilkada. Mustinya mereka berterimakasih. Mungkin cari-cari kesalahan. Karena kebetulan saya mendukung salah satu calon,” ucapnya.

Diketahui, dalam Pilkada Kaltim 2018 ini, Awang Faroek memiliki hubungan darah dengan salah satu paslon, yakni Awang Ferdian Hidayat.

 Awang Ferdian merupakan putra sulung Awang Faroek, yang maju dalam Pilkada Kaltim sebagai Cawagub berpasangan dengan Syaharie Jaang, Mereka maju dalam Pilkada Kaltim dengan nonor urut 2.

Lihat Videonya :

(*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help