Pangkalan Khawatir tak Dapat Jatah Premium

Saat ini pemilik pangkalan dan pengecer di Malinau hanya mendapatkan BBM jenis Pertalite dan solar saja.

Pangkalan Khawatir tak Dapat Jatah Premium
Ilustrasi 

MALINAU, TRIBUN - Mengharapkan kembali mendapatkan jatah premium dari APMS, para pemilik pangkalan dan pengecer di Malinau meminta kepada Pemkab Malinau agar kembali memberikan jatah kepada mereka.

Pasalnya, saat ini pemilik pangkalan dan pengecer hanya mendapatkan BBM jenis Pertalite dan solar saja. Pangkalan dan pengecer khawatir, jatah premium untuk mereka dicabut.

"Kalau pertalite dan solar masuk aja ke kami. Dan sementara ini, kami hanya menjual itu. Baru hari ini kita jual pertalite. Sebab, baru hari ini juga ada. Kalau solar, kemarin kita masih ada dan dijual sampai sekarang. Hanya saja, kami menginginkan adanya premium kembali dibagikan kepada kami," ujar salah satu pemilik pangkalan/pengecer di Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota yang tidak ingin disebut namanya, kemarin.

Kelemahan pemilik pangkalan/pengecer di Malinau ini, disampaikan olehnya, adalah tidak bersatunya mereka. Padahal, disebutkan olehnya, di Malinau ini terdapat ratusan pangkalan/pengecer. Semuanya, dibeberkan olehnya, tersebar di seluruh desa dan kecamatan. Meski banyak, kedudukan mereka lemah.

"Kalau sudah ada masalah seperti ini, semuanya pada diam. Paling ngomong sendiri-sendiri aja. Kalau seperti itukan tidak ada kekuatannya. Coba kita ini memiliki asosiasi atau perkumpulan, kita bisa menyampaikan aspirasi kita kepada Pemkab Malinau. Contohnya saja, seperti kondisi yang kita alami sekarang ini. Kita tidak bisa apa-apa," tandasnya. (ink)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved