Pasutri Ini Malah 'Bahagia' di Pemakaman Umum BDS Balikpapan

Kepada Tribunkaltim.co, keduanya mengaku sudah melakoni pekerjaan tahunan tersebut selama belasan tahun.

Pasutri Ini Malah 'Bahagia' di Pemakaman Umum BDS Balikpapan
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Penjual bunga ziarah di pemakaman umum, kuburan Muslimin BDS Balikpapan Selatan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tidak semua orang yang berada di kawasan pemakaman diliputi duka di raut wajahnya.

Lihatlah Maimunah (42) bersama suaminya, Jamaluddin (63) yang malah sumringah.

Senyum merekah di wajah keduanya, beberapa hari belakang keduanya ketiban rejeki dan berkah sebelum bulan Ramadan.

Mereka berdua merupakan penjual bunga ziarah di pemakaman umum, kuburan Muslimin BDS Balikpapan Selatan.

Kepada Tribunkaltim.co, keduanya mengaku sudah melakoni pekerjaan tahunan tersebut selama belasan tahun.

"Sudah 18 tahun. Alhamdulillaah, rezeki kan memang harus dicari, Mas," tutur Jamaluddin.

Dalam setahun, keduanya menjual bunga ziarah hanya pada 3 momen besar.

 
 

Pertama seminggu jelang bulan puasa, seminggu sebelum lebaran, dan pada lebaran haji alias Idul Adha, beber Jamaluddin yang sehari-hari bekeeja sebagai buruh.

Sambung Maimunah, setiap hari ia menyiapkan 100 bunga ziarah yang dibungkus dalam plastik kecil, dan 10 bungkus di plastik besar. Masing-masing dihargai Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu.

"Alhamdulillah, 3 hari ini habis, mas. Sehari bisa di dapat di atas Rp 500 ribu," tuturnya.

Bunga yang dibungkus di plastik gula tersebut diambil dari kawasan Batakan, Balikpapan Timur.

"Di rumah kita masukin. Besoknya jual. Hari ini paling ramai. Puncaknya. Biasanya besok masih ada yang ke sini," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help