THR Tak Dibayar? Menaker Minta Karyawan Sampaikan Aduan!

Hanif juga memastikan nantinya akan ada sanksi berupa denda bagi perusahaan yang terbukti terlambat atau tidak membayarkan THR.

THR Tak Dibayar? Menaker Minta Karyawan Sampaikan Aduan!
Tribunnews/Dany Permana
Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif Dhakiri 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri meminta karyawan menyampaikan aduan apabila Tunjangan Hari Raya ( THR) tidak atau telat dibayarkan oleh perusahaan.

Menurut dia, pengaduan bisa disampaikan ke posko yang ada di setiap dinas tenaga kerja.

"Kami ada posko (pengaduan) baik di pusat dan daerah, dari dinas tenaga kerjanya, seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi kalau ada aduan-aduan mengenai pembayaran THR, terlambat, tidak dibayar, bisa diproses melalui posko itu," kata Hanif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Hanif juga memastikan nantinya akan ada sanksi berupa denda bagi perusahaan yang terbukti terlambat atau tidak membayarkan THR.

Baca: Heboh! Akun Jokowi Retweet Cuitan Personel JKT48, Begini Tulisannya

Denda yang dikenakan sebesar 5 persen dari THR yang harus dibayarkan.

"Selain kena denda, dia juga tetap harus bayar THR. Judulnya tetap harus bayar," kata dia.

Bahkan, lanjut Hanif, sanksi selain denda juga bisa dikenakan.

Baca: Ditembak Mati Polisi, Inilah Identitas 4 Terduga Teroris yang Serang Mapolda Riau

Sanksi akan disesuaikan dengan kesalahan yang dilakukan oleh perusahaan.

"Tapi yang paling sering, yang pasti kena, denda dulu. Yang lain akan disesuaikan dengan bobotnya," kata dia. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menaker Minta Karyawan Sampaikan Aduan Jika THR Tak Dibayar "

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help