Pilgub Kaltim 2018

Amankan Pilgub, Polres Kutim Turunkan 334 Personel

Tim pengamanan TPS juga akan dibantu oleh petugas linmas sebanyak 1.370 orang. Jadi ada dua petugas linmas setiap TPS.

Amankan Pilgub, Polres Kutim Turunkan 334 Personel
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Jajaran personel Polres Kutai Timur 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kapolres AKBP Teddy Ristiawan mengatakan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang tinggal tersisa 42 hari lagi, terdapat 685 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sementara tanggal pencoblosan sekaligus perhitungan suara sementara di TPS, dilakukan pada 27 Juni. Untuk rekapitulasi, antara tanggal 7-9 Juli.

“Mari rumuskan misi, satukan langkah agar nanti pengamanan siap. Polres Kutim menurunkan 334 personil, itu belum ditambah backup dari TNI dan Lanal," kata Teddy.

Tim pengamanan TPS juga akan dibantu oleh petugas linmas sebanyak 1.370 orang. Jadi ada dua petugas linmas setiap TPS.

“Petugas linmas akan kita apelkan dan latih terkait pengamanan sebelum bertugas. Karena sebagian mereka hanya tahu tugasnya angkat kotak suara saja. Padahal, mereka merupakan bagian dari pengamanan TPS dan juga kotak suara,” ujar Teddy.

Sebelumnya, Bupati Ismunandar meminta  tim desk pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim mengawasi wilayah kerjanya masing-masing dan mengamati berita hoax yang beredar.

"Amati di media sosial terkait berita hoax. Sehingga dapat segera dinetralisir di tengah masyarakat. Tim desk harus menjadi sumber informasi terpercaya," kata Ismunandar.

Dia juga menjelaskan melalui penetapan surat keputusan yang ada maka anggota desk sudah bisa mulai bekerja, dan mampu menjadi solusi jika terjadi masalah, khususnya saat gelaran pilgub 2018 ini.

"Peran kita adalah memberikan solusi jika ada masalah terkait pemilu kepala daerah," pintanya.

Senada, Kepala Kesbangpol Abdul Kadir mengatakan pemantapan kegiatan Pemilu Kepala Daerah perlu dilakukan. Apalagi waktu pelaksanaannya sudah semakin dekat.  

Desk Pemilu perlu menginventarisasi permasalahan yang kemungkinan bakal terjadi di Pillgub nanti.

Lalu melakukan evaluasi dan monitoring ke 18 Kecamatan yang datanya akan dilaporkan ke pemerintah provinsi dan pusat.

"Hasilnya adalah saran dan penyelesaian masalah. Lalu data itu dilaporkan ke Gubernur hingga ke Menkopolhukam," ungkapnya. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help