Ini Alasan Disdukcapil Hentikan Penerbitan Suket

Ia mengatakan, masyarakat menilai bahwa dengan mengantongi suket sudah cukup meski belum mendapatkan e-KTP.

Ini Alasan Disdukcapil Hentikan Penerbitan Suket
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Warga mengurus e-KTP di Disdukcapil PPU. 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU), telah menghentikan pencetakan surat keterangan (Suket) sejak 7 Mei lalu.

Alasannya, karena saat ini pencetakan KTP Elektronik (e-KTP) bisa dilakukan dalam sehari sehingga warga tak perlu lagi diberikan suket sebagai pengganti KTP sementara.

Kepala Disdukcapil PPU, Suyanto. Kamis (17/5/2018) menjelaskan, selama ini banyak masyarakat yang telah melakukan perekaman dan mendapatkan suket, ternyata malas untuk mengambil maupun meminta agar e-KTP mereka dicetak.

Ia mengatakan, masyarakat menilai bahwa dengan mengantongi suket sudah cukup meski belum mendapatkan e-KTP.

Baca: SIM Keliling Macet di Balikpapan, Polisi Imbau Warga Langsung ke Mako Polres

"Padahal masa berlaku suket itu kan hanya 6 bulan," katanya.

Suyanto mengatakan, dengan tidak diterbitkan lagi suket maka pencetakan e-KTP warga yang sudah perekaman bisa dilakukan dalam sehari.

Ia mengatakan, bila hari ini warga melakukan perekaman maka paling lambat besoknya e-KTP mereka sudah selesai dicetak.

Bahkan bila warga ingin menunggu maka e-KTP mereka bisa dicetak pada sore hari.

Baca: Kapolda Kaltara Benarkan Satu Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Tarakan

Ia menjelaskan, cepatnya pencetakan e-KTP ini karena sistem di pusat cepat melakukan proses kecuali bila warga memiliki data ganda.

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help