Kemenhub Akan Biayai Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Benuo Taka

Bila saat ini panjang pelabuhan hanya sekitar 100 meter, maka kemungkinan akan kembali ditambah lagi 500 meter.

Kemenhub Akan Biayai Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Benuo Taka
samir paturussi/ tribun kaltim
Palabuhan Benuo Taka 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membiayai kelanjutan pembangunan Pelabuhan Benuo Taka, yang berada di Kawasan Industri Buluminung (KIB), karena dinilai mampu memberikan kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Ady Irawan, Kamis (17/5) mengungkapkan, sehari sebelumnya Inspektur Jenderal Kemenhub Wahju Satrio Utomo meninjau pelabuhan Benuo Taka bersama Bupati Yusran Aspar.

Ia mengatakan, kunjungan ini dilakukan atas perintah Presiden Jokowi agar seluruh pelabuhan di daerah yang bisa menghasilkan PAD untuk dibantu pembangunannya.

Ady mengatakan, pada awalnya Kemenhub mengetahui bila pelabuhan Benuo Taka ini belum ada akses jalan.

"Tapi setelah mereka meninjau langsung baru mengetahui ternyata pelabuhan Benuo Taka ini sudah ada akses jalan dan cukup lebar. Mereka terima laporan selama ini bahwa pelabuhan kita itu belum ada akses jalannya dan belum fungsional, padahal sudah digunakan untuk bongkar muat," kata Ady.

Ia mengatakan, Kemenhub akan membiayai penyelesaian pelabuhan ini termasuk menambah panjang.

Bila saat ini panjang pelabuhan hanya sekitar 100 meter, maka kemungkinan akan kembali ditambah lagi 500 meter agar pelabuhan ini semakin besar.

Mengenai besaran anggaran yang dibutuhkan untuk menambah pelabuhan ini, Ady belum bisa menjelaskan karena pihaknya hanya mengusulkan sementara untuk besaran biaya akan diputuskan Kemenhub.

Namun yang jelas lanjutnya, Pelabuhan Benuo Taka ini merupakan pelabuhan umum bukan hanya untuk bongkar muat barang namun juga penumpang.

"Bahkan nanti pelabuhan ini bisa dipakai untuk sandar kapal penumpang untuk penumpang dari PPU, Paser dan Kubar bahkan dari Kalsel. Jadi mereka tak perlu lagi ke Balikpapan namun cukup di pelabuhan Benuo Taka," ujarnya. (*)

Penulis: Samir
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help