Mesin Pesawat Avia Star Mati, Penerbangan Perdana SOA ke Krayan Gagal

Pemerintah daerah memberikan waktu hingga 14 hari kepada masakapai penerbangan untuk mencarikan pesawat pengganti

Mesin Pesawat Avia Star Mati, Penerbangan Perdana SOA ke Krayan Gagal
IST
Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai Aviastar. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Setelah hampir 4 bulan mendek, penerbangan subsidi ongkos angkut (SOA) ke wilayah perbatasan kembali melayani warga Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Sayangnya, penerbangan perdana Nunukan-Krayan yang dilayani maskapai penerbangan Avia Star tersebut gagal karena adanya kerusakan mesin pesawat. "Penumpang sudah naik pesawat, begitu dihidupkan mesinnya, baling-baling sebelah kanan trouble," ujar Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, Edy, Selasa (16/5/2018).

Edy menambahkan, terkait kerusakan mesin pesawat Avia Star pada penerbangan perdana tersebut, pihaknya telah memberikan waktu kepada pihak maskapai untuk mencarikan pesawat pengganti.

Pemerintah daerah memberikan waktu hingga 14 hari kepada masakapai penerbangan untuk mencarikan pesawat pengganti. "Di surat perintah melaksanakan kerja itu terhitung sejak tanggal 15 April hingga 29 Desember. Kita nunggu armada pengganti, jaminan pelaksanaan itu batas akhir 14 hari sejak kita terbitkan SPPJ," imbuhnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan tahun 2018 menganggarkan Rp 6,8 miliar untuk penerbangan subsidi ongkos angkut ke wilayah yang hanya bisa dijangkau dengan pesawat tersebut.

Sebelumnya, selama hampir 4 bulan terakhir, Pemerintah Daerah Nunukan kesulitan melaksanakan lelang penerbangan SOA karena berbagai kendala, seperti peserta lelang yang minim serta prosedur lelang yang tidak terpenuhi. Pada lelang keempat, Pemda Nunukan akhirnya menetapkan maskapai penerbangan Avia Star sebagai pelaksana penerbangan SOA ke Kecamatan Krayan. (*)

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved